Tingkatan Kualitas Dosen di Jatim, Paragon Gelar "Lecturer Coaching Movement" - Tugujatim.id

Tingkatan Kualitas Dosen di Jatim, Paragon Gelar “Lecturer Coaching Movement”

  • Bagikan
Chief Executive Officer PT Paragon Technology and Innovation Salman Subakat yang menyampaikan materi secara virtual Zoom Minggu (28/02/2021). (Foto: Feni Yusnia/Tugu Jatim)
Chief Executive Officer PT Paragon Technology and Innovation Salman Subakat yang menyampaikan materi secara virtual Zoom Minggu (28/02/2021). (Foto: Feni Yusnia/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – PT Paragon Technology and Innovation (PTI) menggelar kegiatan bertema “Lecturer Coaching Movement” khusus Wilayah Jawa Timur (Jatim) karena turut andil mendukung pendidikan di Indonesia pada Minggu (28/02/2021).

Acara yang digelar secara virtual melalui aplikasi Zoom bertajuk “Becoming Meaningful and High Performance Educators” ini menghadirkan narasumber yang luar biasa. Mereka adalah Chief Executive Officer PT Paragon Technology and Innovation Salman Subakat, Talent Advisor Corporate Coach and Psikolog PT Paragon Technology and Innovation Tanti Mantily Dewi, Talent Advisor Corporate Coach and Leadership Communication Coach PT Paragon Technology and Innovation Adam Amrullah, serta dosen Psikologi FISIP Universitas Brawijaya (UB) Board of Business Coach Ilhamuddin Nukman.

Membuka kegiatan yang dimulai pukul 08.00-12.00 WIB itu, Salman Subakat mengatakan bahwa program ini dicanangkan agar dapat memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat. Selain itu, ini menjadi komitmen Paragon untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di kampus.

Materi dari Salman Subakat yang dibahas melalui aplikasi Zoom kepada para dosen di Jatim, Minggu (28/02/2021). (Foto: Feni Yusnia/Tugu Jatim)
Materi dari Salman Subakat yang dibahas melalui aplikasi Zoom kepada para dosen di Jatim, Minggu (28/02/2021). (Foto: Feni Yusnia/Tugu Jatim)

Dalam program ini, keseluruhan pihak yang terlibat disapa dengan sebutan coach yang memiliki makna powerfull sebagai mentor, teman, bahkan kakak.

Coach itu ibarat kereta yang membawa penumpang ke satu tempat ke tempat lain. Saya bisa membayangkan setiap saya bertemu dengan tokoh atau tim yang hebat akan membawa kita terlibat ke satu orang ke orang yang lain,” jelasnya.

Jadi, dia melanjutkan, baik perusahaan maupun instansi perguruan tinggi mampu melahirkan lulusan yang berkualitas melalui berbagai tugas hingga diskusi-diskusi yang telah dilakukan. Harapannya, dapat menuju masa depan yang lebih baik.

Lebih jauh, Salman melanjutkan, hal tersebut juga berperan penting untuk terbentuknya sebuah ekosistem. Sebab, satu perusahaan saja tak akan pernah cukup dalam mewujudkan sebuah inovasi. Tapi, mereka harus melibatkan seluruh peran civitas academica.

“Kami senang mengembangkan dunia pendidikan karena tanpa pendidikan yang maju, Paragon tak akan bisa berkembang,” ujarnya.

Untuk diketahui, acara ini digelar oleh PT Paragon Technology and Innovation (PTI), salah satu perusahaan kosmetik terbesar di Indonesia. Paragon membawahi sejumlah brand, di antaranya Wardah, Emina, Make Over, Putri, dan Kahf. (fen/ln)

 

  • Bagikan