JEMBER, Tugujatim.id – Sebuah aksi pencurian dilakukan TNI gadungan di kawasan Gumukmas, Jember, Jawa Timur, yang berakhir dengan penangkapan dua terduga pelaku yang sempat mengenakan atribut militer pada Senin (24/02/2025).
Kejadian berlangsung ketika acara cek sound di lapangan Sport Center, Desa Menampur, tengah ramai disaksikan warga.
Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Gumukmas Aiptu Sugiyanto, pelaku yang dikenal dengan inisial DP bersama rekannya SA langsung menarik perhatian warga sejak mereka tiba.
Baca Juga: Pelaku Curanmor Sasaran Sepeda Motor Diparkir di Persawahan Jember Babak Belur Dihajar Massa
“Gerakan kedua tersangka terlihat tidak selaras dengan kerumunan sehingga warga langsung mengamati dengan cermat kehadiran mereka,” ujar Sugiyanto saat dikonfirmasi pada Selasa (25/02/2025).
Tidak lama setelah bergabung dalam kerumunan, kedua tersangka mendekati sepeda motor milik korban, Mariyono. Dalam hitungan detik, DP dan SA berusaha menghidupkan kendaraan tersebut dan hendak membawanya pergi.
Namun, rencana TNI gadungan ini terbongkar saat korban dengan lantang berteriak “Maling!” yang segera memicu kerusuhan. Warga yang berada di sekitar langsung mengepung kedua terduga pelaku dan memberikan tindakan fisik hingga sempat terjadi perkelahian.
Beruntung, petugas keamanan yang sedang bertugas dalam acara itu cepat tanggap dan mengamankan kedua terduga pelaku, lalu membawanya ke kantor Polsek Gumukmas. Tapi, pelaku sudah babak belur dihajar warga.
Polisi Selidiki Jaringan Pencurian Motor
Hasil verifikasi oleh pihak kepolisian yang bekerja sama dengan Sub Denpom mengatakan, DP yang mengenakan atribut TNI ini ternyata bukanlah anggota resmi Tentara Nasional Indonesia.
Keterangan ini menambah keraguan atas identitas dan motif di balik aksi pencurian yang terjadi. Lebih lanjut, Sugiyanto mengungkapkan, kedua tersangka telah terlibat dalam sejumlah aksi pencurian motor dengan catatan mencapai sepuluh kejadian di berbagai kecamatan di Kabupaten Jember.
Pihak kepolisian terus menggali informasi guna mengungkap jaringan pencurian yang mungkin lebih luas. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib guna mencegah terjadinya insiden serupa di masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








