• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Klenteng di Jember.

Prosesi memandikan rupang setelah dewa-dewi menuju nirwana, menjelang Imlek 2025 di Jember. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Tradisi Jelang Imlek, Klenteng di Jember Ritual Memandikan Rupang usai Dewa-Dewi Menuju Nirwana

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Menjelang Tahun Baru Imlek 2025, warga Tionghoa di Klenteng Pay Lien San yang terletak di Kelurahan Jubung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Jawa Timur, memandikan rupang yang merupakan lambang dari para dewa-dewi. Klenteng di Jember pun siap merayakan Imlek dengan meriah.

Satu hari sebelumnya, umat Tionghoa melakukan sembahyang untuk mengiringi dewa-dewi menuju nirwana.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

“Memandikan rupang untuk membersihkan tempat ibadah dalam satu tahun sekali. Kemarin malam itu kami sembahyang dewa-dewi-nya menuju nirwana,” ujar Wakil Ketua TITD Pay Lien San Heri Novel Stadiono saat ditemui Tugujatim.id pada Kamis (23/01/2025).

Rupang klenteng di Jember.
Memandikan rupang dengan air bunga mawar menjadi tradisi umat Tionghoa di Jember menjelang Tahun Baru Imlek 2025. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Di saat dewa-dewi itu tidak bersemayam di deretan rupang-rupang, para umat menurunkan satu per satu untuk dilakukan pembersihan dengan berbagai tahap. Mulai dari membersihkan sela-sela rupang menggunakan sabun dengan kuas maupun sikat, hingga merendam dan membilas rupang menggunakan air yang dicampur bunga mawar dan air teh.

“Jadi kami bersihkan supaya menjadi bersih dari noda-noda yang terbawa oleh umat-umat yang datang. Kadang-kadang umat yang datang kan nggak selalu bersih, punya permasalahan dan sebagainya dan berdoa di sini, nodanya tertinggal di sini, pulang dengan keadaan bersih,” jelas Heri Novel Stadiono.

Dia menjelaskan, momen itu tepat dilakukan lantaran tempat ibadah yang akan digunakan saat perayaan Imlek yang jatuh pada 29 Januari 2025, akan menjadi bersih dan suci.

“Tujuan utamanya, secara logika supaya tempat ibadahnya kembali bersih, tapi kalau filosofinya itu untuk menyucikan, jadi tempat ibadah ini dewa-dewi-nya sudah suci kembali tanpa adanya noda-noda dari umat yang datang kemarin-kemarin,” papar Heri Novel Stadiono.

Klenteng di Jember Imlek 2025.
Rupang-rupang yang menjadi tempat bersemayamnya dewa-dewi setelah dimandikan oleh para warga Tionghoa di Jember. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Dia juga menyinggung terkait filosofi di balik pemandian rupang klenteng di Jember menggunakan air campuran bunga mawar. Hal itu tidak terlepas rupang-rupang pada zaman dahulu yang terbuat dari kayu yang dibersihkan dengan air bunga mawar.

“Selain itu, larutan air teh, kan dulu gak ada ya yang keramik-keramik begitu, semua terbuat dari kayu dan air teh itu agar tidak dimakan nonor. Air teh yang menyerap ke kayu akan terhindar dari nonor,” kata Heri Novel Stadiono.

Tahap berikutnya, pembersihan dilakukan dengan merendam rupang dengan air yang dicampur pewangi, untuk memberikan aroma harum pada rupang. Tidak hanya rupang-rupang yang dibersihkan, para umat Tionghoa juga membersihkan ke-18 altar di Klenteng Pay Lien San.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniJelang Imlek 2025 di JemberKabupaten Jember hari iniKlenteng Pay Lien San JemberTradisi mandikan rupang di Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Xiaomi Smart Band 9.

Spesifikasi Xiaomi Smart Band 9, Rekomendasi Smart Watch Terbaru 2025 buat Kamu yang Suka Olahraga

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID