• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
DPRD Kota Malang

Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Eko Herdiyanto (M Sholeh)

Tren Kenaikan Kasus DB, DPRD Kota Malang Minta Dinkes Kuatkan Mitigasi Penyebaran

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in Advertorial, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Tren infeksi Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Malang menunjukkan kenaikan. DPRD Kota Malang mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang untuk memitigasi penyebaran infeksi DBD di Kota Malang.

Dinkes Kota Malang mencatat, kasus DBD Kota Malang pada 2023 sebanyak 462 kasus dengan 4 kematian. Kemudian 2024 melonjak 777 kasus dengan 4 kematian.Kini, hingga Mei 2025, kasusnya sudah mencapai 389 kasus dengan 3 kematian. 

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Eko Herdiyanto menyoroti tren potensi kenaikan pada angka tingkat kematian akibat virus DBD di tahun 2025 itu. Dia mengatakan, Dinkes Kota Malang harus segera bertindak untuk memitigasi penyebaran DBD.

Salah satunya dengan sosialisasi peningkatan kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap bahaya DBD, termasuk cara pencegahan dan wawasan gejala DBD. Hal ini penting untuk menekan angka kematian akibat infeksi DBD.

“Jadi kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri lebih dini ke dokter penting dilakukan sebelum infeksi semakin parah,” urainya.

“Kadang masyarakat kalau kurang paham soal gejala satu penyakit, termasuk DBD, itu meremehkan. Ternyata saat fisik sudah drop, terkonfirmasi DBD. Ini yang bahaya,” imbuhnya.

Keterlambatan penanganan pada pasien DBD yang sudah parah dapat menyebabkan resiko kematian yang lebih tinggi. Artinya, pemeriksaan lebih dini sebelum infeksi DBD parah perlu dilakukan agar segera mendapat penanganan medis.

Eko juga mendorong Dinkes Kota Malang untuk gencar kampanye pemberantasan jentik nyamuk dan menutup peluang kembang biak nyamuk aedes aegypti.

Selain itu, fogging juga perlu dilakukan. Terutama pada wilayah yang warganya terkonfirmasi terjangkit infeksi virus DBD. Mengingat, saat ini juga sedang musim penghujan.

“Misal ada 10 warga di satu RT terindikasi DBD, segera fogging. Perangkat RT/RW juga perlu dilibatkan untuk memantau warganya jika ada DBD,” tandasnya. (ADV).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: M Sholeh

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Dinkes Kota MalangDPRD Kota MalangKota MalangMalang
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Gus Fawait.

Sandang Gelar Doktor, Disertasi Gus Fawait Soroti Peran Belanja Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

by Dwi Linda
13/06/2026 12:15 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait resmi menyelesaikan studi doktoralnya di Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Next Post
DPRD Kota Surabaya

Sambut Positif SE Gubernur, DPRD Kota Surabaya Siap Kawal Dunia Kerja Lebih Inklusif

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID