Tuban Baru Mulai Terapkan PPKM Tahap II Hari Ini - Tugujatim.id

Tuban Baru Mulai Terapkan PPKM Tahap II Hari Ini

  • Bagikan
Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Budi Wiyana. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim) ppkm tahap ii tugu jatim tuban
Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Budi Wiyana. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

TUBAN, Tugujatim.id – Kabupaten Tuban baru mulai melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap II (kedua), Rabu (27/1/2021) ini. Padahal, sebenarnya PPKM periode kedua sebenarnya mulai dilaksanakan melanjutkan dari periode yang pertama. Yakni mulai 26 Januari 2021.

Pemkab Tuban baru memberlakukan PPKM periode kedua ini lantaran surat edaran resmi dari pemerintah baru diterima Selasa (26/1/2021) kemarin. Sehingga, Rabu (27/1/2021) hari ini, PPKM tersebut baru kembali diperketat.

Sebagai informasi, melalui Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur nomor 188/34/KPTS/013/2021 tentang perpanjangan PPKM untuk pengendalian penyebaran COVID-19, sebenarnya dimulai 26 Januari 2021.

Di mana Kabupaten Tuban merupakan satu di antara 17 kabupaten/kota di Jawa Timur yang menerapkan Kebijakan pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dikutip dari media sosial resmi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, daerah menerapkan PPKM tahap II mulai 26 Januari hingga 8 Februari wilayah yang telah sesuai intruksi Mendagri, serta memenuhi 4 kriteria dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCPEN) dan masuk dari zona merah.

17 kabupaten/kota yang menerapkan PPKM, yakni Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Sidoarjo, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kediri, Magetan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Pamekasan, dan Tuban.

Merespon kebijakan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tuban, Budi Wiyana menyebutkan, Tuban baru menerima surat kemarin (26/1/2021) dan tentunya hari ini akan diterapkan di Bumi Wali dengan dituangkan Surat Edaran (SE) Bupati Tuban.

“Maksimal hari ini (Surat Edaran,red) terbit,” kata Budi Wiyana kepada awak media, Rabu (27/1/2021).

Budi menambahkan, sebelumnya Kabupaten Tuban telah menerapkan pembatasan Kegiatan Masyarakat. berbagai pembatasan di sektor ekonomi. Dengan masuk PPKM kali ini tinggal meneruskan saja.

“Aparat TNI, Polri hari ini telah rapat persiapan operasi yustisi. Dengan adanga Perda, maka upaya pencegahan hingga penindakan pelanggar Prokes corona bisa optimal,” terangnya.

Sebatas diketahui, hingga Selasa (26/1/2021) peta sebaran Pandemi COVID-19 di Kabupaten Tuban masih cukup tinggi. Angka kasus baru pada itu, ada sekitar 23 pasien. Sedangkan yang sembuh hanya 34 orang. Kemudian yang meninggal dunia akikbat virus ini ada 5 orang.

Sementara secara komulatif total keselurahan ada 2599 kasus terkonfirmasi virus korona. Yang sembuh 2038 pasien, sedangkan yang meninggal dunia 270 pasien. (Mochamad Aburrochim/gg)

  • Bagikan