• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
kampus UM kampus terbaik jawa timur

Suasana kampus Universitas Negeri Malang (UM). (Foto: Dokumen)

UM Masuk 15 Besar Nasional, Kini Gencarkan Program Peningkatan Produk Inovasi

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in Pendidikan, News
1
Share on FacebookShare on Twitter

You might also like

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

20/07/2026 12:04 PM
Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

20/07/2026 10:15 AM
MALANG – Sukses mencapai posisi di Klaster I dengan menempati peringkat ke-15, Universitas Negeri Malang (UM) sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Kota Malang masih terus berupaya melakukan perbaikan di sejumlah aspek. Pencapaian di Klaster I ini merupakan sebuah peningkatan bagi UM dari peringkat di tahun sebelumnya.
Secara rutin, hasil klasterisasi perguruan tinggi memang diumumkan setiap tahunnya. Di tahun 2020 ini, pengumuman dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Senin (17/8/2020). Dan UM masuk sebagai 15 besar nasional.
Klasterisasi perguruan tinggi ini sendiri berfungsi sebagai landasan bagi Kemendikbud dan perguruan tinggi untuk terus melakukan perbaikan pembangunan seiring dengan pelaksanaan amanah tri dharma perguruan tinggi.
Terkait hal ini, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Prof Dr Markus Diantoro MSi menjelaskan bahwa hasil klasterisasi ini menjadi sebuah tantangan dan pemacu semangat bagi UM untuk terus meningkatkan komponen lainnya.
“Tentu hal ini merupakan upaya dan hasil kerja keras dari semua pihak yang ada di UM. Namun kendati demikian masih banyak juga yang harus dilakukan UM untuk terus meningkatkan peringkatnya terutama apabila meninjau hasil dari indikator penilaian, UM masih perlu lebih giat lagi dalam komponen output dan outcome,” ungkapnya.
Proses klasterisasi ini juga melibatkan 4 indikator dalam penilaiannya yaitu input, proses, output, dan outcome. Melalui hasil penilaian dari keempat indikator ini, UM secara khusus akan fokus untuk melakukan peningkatan dan perbaikan di indikator outcome.
Penilaian di indikator outcome ini sendiri memiliki bobot terbesar dari ketiga indikator lainnya yaitu 30% yang meliputi penilaian kinerja inovasi, jumlah lulusan yang memperoleh kerja dalam waktu 6 bulan, jumlah nilai sitasi per dosen, jumlah patent per dosen, dan kinerja pengabdian masyarakat.
Menyikapi hal ini, UM juga telah menyiapkan serangkaian program untuk mendukung perbaikan dan peningkatan pada komponen outcome melalui sejumlah unit yang merupakan bagian dari LP2M.
“Di indikator outcome ini menitikberatkan pada komponen inovasi dan industrialisasi. Tuntutannya tidak hanya pada publikasi internasional tapi lebih pada proses inovasi, komersialisasi, dan produk paten. Di LP2M UM sendiri ada unit bernama Pusat HKI, Inkubasi Bisnis, Komersialisasi, dan Afiliasi Industri (PHIKA) dan melalui pusat inilah bisa menjadi wadah untuk mendorong dan meningkatkan poin outcome,” jelas Markus.
Sejumlah program dari LP2M UM untuk mendukung percepatan di komponen outcome ini sendiri seperti program Inkubator Bisnis dan Teknologi (Inbistek) dan Inovasi, Inkubator, dan Industrialisasi Program (I3P).
“Jadi harapannya dengan strategi dan program yang sudah kami adakan dapat membantu untuk menjadi lebih baik ke depannya. Tentu dalam implementasinya juga membutuhkan dukungan dari semua pihak yang ada. Jadi, semua bekerja sama untuk menjalankan program-program yang sudah dijalankan,” tuturnya. (Ads)
Penulis: Andita Eka Wahyuni
Editor: Irham Thoriq
Tags: Kota MalangMalangpendidikanperguruan tinggiUMuniversitasUniversitas Negeri Malang
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 12:04 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Satreskrim Polresta Tuban mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur. Seorang pria berinisial...

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 10:15 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Tambakberas menyiapkan 50 unit mobil Toyota Innova untuk mendukung pelaksanaan Muktamar...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 8:41 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (20/07/2026) menunjukkan variabilitas yang signifikan, dengan kemunculan kabut tebal hingga hujan sedang...

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Next Post
Dijemput Polisi, Pelaku Cium Jenazah di Malang Terancam Dipidana

Dijemput Polisi, Pelaku Cium Jenazah di Malang Terancam Dipidana

Comments 1

  1. Pingback: Arema FC Kedatangan Dua Pemain Baru Asal Brasil - Tugujatim.id

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID