• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
kirab ogoh ogoh

Umat Hindu melangsungkan kirab ogoh ogoh di Kota Malang (M Sholeh)

Umat Hindu Sucikan Energi Lewat Kirab Ogoh Ogoh Keliling Kota Malang

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
3 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Malang, Tugujatim.id – Umat Hindu di Malang Raya menggelar Tawur Agung Kesanga yang dilanjutkan dengan kirab ogoh ogoh yang dipusatkan di Lapangan Rampal, Kota Malang pada Rabu (18/3/2026).

Kirab jelang Hari Raya Nyepi 1948 Saka diakhiri pembakaran ogoh ogoh sebagai simbol mensucikan energi negatif dalam menatap masa depan.

You might also like

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM
Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

03/06/2026 8:13 PM

Ogoh ogoh itu diarak keliling dengan rute Jalan Urip Sumoharjo menuju ke Jalan Terusan Kesatrian. Kemudian ke arah Jalan Hamid Rusdi lalu melewati Jalan Ronggolawe sebelum masuk kembali ke Lapangan Rampal.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Malang, I Made Wartana mengatakan bahwa rangkaian peringatan Hari Raya Nyepi ini dimulai dengan upacara Melasti di Pantai Balekambang pada 14 Maret lalu.

kirab ogoh ogoh
Umat Hindu melangsungkan kirab ogoh ogoh di Kota Malang (M Sholeh)

Kemudian dilanjutkan dengan upacara Tawur Agung Kesanga, kirab hingga pembakaran ogoh ogoh. Prosesi ini menurutnya diharapkan dapat menyerap energi negatif para umat maupun lingkungan sekitar sehingga kembali suci.

“Selama kita hidup di dunia pastinya ada perkataan atau perbuatan yang menimbulkan hal hal negatif. Energi atau sifat sifat negatif ini diwujudkan dalam bentuk ogoh ogoh yang diarak keliling itu dibakar sebagai perlambang bahwa sifat negatif telah dinetralisir,” jelas Made Wartana.

Melalui serangkaian kegiatan ini, ia berharap ke depan akan tercipta harmoni Tri Hita Karana. Yakni hubungan harmonis antara manusia dengan Pencipta (Sang Hyang Widhi), hubungan harmonis antara manusia dengan manusia, dan hubungan harmonis antara manusia dengan lingkungan alam semesta.

Setelah ini, para umat Hindu akan memasuki fase puncak yakni Catur Brata Penyepian atau Nyepi 1948 Saka yang akan dilaksanakan pada 19 Maret 2026 Masehi.

“Saat Nyepi ini, diharuskan berpuasa dan tidak melakukan kegiatan apapun selama 24 jam. Sehingga, benar benar menyatu dan merefleksikan diri kepada Sang Pencipta, agar ke depannya menjadi pribadi yang lebih baik,” bebernya.

Dalam pelaksanaan Nyepi, umat Hindu juga akan dihadapkan dengan 4 jenis larangan atau pantangan. Pertama Amati Geni, yakni tidak boleh menyalakan api, listrik maupun cahaya.

Kemudian Amati Lelanguan, yaitu larangan tidak bersenang senang secara berlebihan. Lalu Amati Lelungan yakni larangan bepergian dan berdiam diri di dalam rumah. Terakhir adalah Amati Karya yakni larangan bekerja atau melakukan aktivitas fisik selama Nyepi untuk penyucian dan introspeksi diri.

“Usai melaksanakan Nyepi, kemudian ditutup dengan upacara Ngembak Geni yang akan digelar pada Jumat, 20 Maret di Candi Badut. Ngembak Geni ini menandai kembalinya aktivitas normal setelah seharian melaksanakan Catur Brata Penyepian,” tandasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: M Sholeh

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Hari Raya NyepiHari Raya Nyepi 2026Kota Malang
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Semeru

Pendaki Semeru Terjatuh Saat Lewat Jalur Ilegal, Evakuasi Terkendala Medan Curam

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pendaki Semeru kembali memakan korban. Seorang pendaki dilaporkan terjatuh di lereng Gunung Semeru usai nekat melintas melalui...

Ledakan Balon Udara

Ledakan Balon Udara di Blitar, Polisi Bongkar Transaksi Mercon

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 4:16 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Penyelidikan kasus ledakan balon udara di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar kini menemui tantangan teknis. Pihak...

Next Post
Gas LPG

Gas LPG Sempat Kosong di Warung, Warga Tuban Diminta Tidak Panic Buying 

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID