• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
unim mojokerto tugu jatim

Rektor Unim Mojokerto beserta civitas akademika foto bersama selepas upacara. Foto: Humas Unim Mojokerto

Upacara HUT ke-78 RI, Rektor Unim Mojokerto Beberkan Cara Atasi Hambatan

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) jatuh pada Kamis, 17 Agustus 2023. Pada 2023 ini, RI merayakan peringatan kemerdekaan yang ke-78. Tema yang diusung pada peringatan hari kemerdekaan tahun ini adalah “Terus Melaju untuk Indonesia Maju”.

Tema tersebut digunakan oleh Universitas Islam Majapahit (Unim) Mojokerto untuk melangsungkan upacara bendera peringatan Hari Kemerdekaan ke-78 RI. Upacara yang diikuti oleh segenap unsur pimpinan dan mahasiswa Unim Mojokerto berlangsung di halaman depan Unim Mojokerto, Jawa Timur, pada Kamis (17/8/2023).

You might also like

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM
Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM

Rektor Unim Mojokerto, Dr Rachman Sidharta Arisandi dalam sambutannya mengatakan bahwa untuk dapat melaju perlu meminggirkan beberapa hal yang menjadi hambatan. Hambatan tersebut berupa toxic yang perlu dicegah atau ditangani. Toxic tersebut berupa negative thinking dan over thinking.

“Kalau keduanya bisa dikurangi, syukur bisa dihilangkan, maka hidup tidak hanya bisa melaju namun juga dapat melesat cepat,” ucap Rachman, pada Kamis (17/8/2023).

Rachman melanjutkan, pikiran yang toxic salah satunya berupa pikiran negatif (negative thinking). Pikiran ini berkaitan dengan kondisi emosi yang destruktif semisal marah, cemas, depresi, pesimis, dan sebagainya.

“Cirinya secara umum dapat muncul begitu saja, lalu mendistorsi realitas dengan hanya melihat sisi gelapnya saja,” terang Rachman.

Sementara itu, alat-alat modern juga patut diduga menjadi faktor penyubur pikiran yang toxic. Seperti media sosial yang setiap hari diakses oleh miliaran orang di seluruh dunia. “Lalu adanya media sosial itu tiap hari dapat informasi. Maka makin bertambah pula penyebab pikiran toxic,” beber Rachman.

Maka yang bisa dilakukan untuk mengubah hal tersebut adalah mulai membuka diri, termasuk jujur kepada diri sendiri. Lalu melakukan upaya reflektif seperti perenungan mendalam tentang jati diri. Upaya tersebut juga bisa ditambah dengan membangun ulang konstruksi diri atau reframing diri.

Selain itu, hambatan lain adalah over thinking atau beban pikiran berlebih. Dalam bahasa sederhana, over thinking adalah terlalu ngotot menghabiskan waktu untuk berpikir tanpa proses penyelesaian efektif. Tak hanya itu, mereka yang terjangkit over thinking selalu dipenuhi dengan berbagai macam pengandaian.

“Kata-kata andai saja, seharusnya dulu dan lain-lain selalu muncul dalam benak. Bisa dibilang juga ini gambaran orang yang belum bisa menerima kenyataan,” terang Rachman.

Maka, orang dengan beban over thinking dapat diatasi dengan memberi keyakinan bahwa apa yang mereka pikirkan hanya sebatas imajinasi yang belum tentu terjadi. “Kalau sudah menyadari, harus pilih strategi hadapi rasa takut. Optimistis, realistis, produktif, responsif. Responsif bukan reaktif,” ucapnya.

“Hidup kita adalah detik ini, kebebasan bertanggungjawab kita ada di detik ini, kemampuan kontrol kita ada di detik ini. Masa lalu adalah kenangan, masa depan adalah angan dan harapan,” pungkasnya.

Reporter: Hanif Nanda
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita mojokertoBerita Mojokerto hari iniHUT ke-78 RIMojokertoUNIM Mojokerto
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Next Post
Sekolah Islam Sabilillah Malang Peringati HUT ke-78 RI di Monumen Perjuangan Laskar Sabilillah

Sekolah Islam Sabilillah Malang Peringati HUT ke-78 RI di Monumen Perjuangan Laskar Sabilillah

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID