Update, Bayi Dibuang di Garasi Pucangan Tuban Kini Dibawa ke Panti Asuhan Sidoarjo - Tugujatim.id

Update, Bayi Dibuang di Garasi Pucangan Tuban Kini Dibawa ke Panti Asuhan Sidoarjo

  • Bagikan
Bayi dibuang di garasi.(Foto: Humas RSUD dr R. Koesma Tuban/Tugu Jatim)
Bayi yang dibuang di depan garasi warga Pucangan, Kecamatan Montong, Tuban, itu kini kondisinya sudah sehat dan dijemput langsung oleh Kasi Perlindungan Sosial UPT PPSAB Sidoarjo. (Foto: Humas RSUD dr R. Koesma Tuban)

TUBAN, Tugujatim.id – Kabar terbaru terkait kondisi bayi mungil berjenis laki-laki yang dibuang di depan garasi rumah warga Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Selasa (04/01/2022), kini telah dinyatakan sehat. Bahkan, bayi dibuang di garasi itu kini dibawa ke UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PPSAB) Sidoarjo pada Jumat (14/01/2022).

Direktur RSUD dr Koesma Tuban dr Moh Masyhudi menyampaikan, hari ini kondisi bayi dibuang di garasi tersebut sudah sehat dan stabil sehingga diserahkan ke dinas sosial (dinsos).

“Semoga bayinya sehat terus,” jelas Direktur RSUD dr Koesma Tuban Masyhudi kepada Tugu Jatim.

Hal yang serupa juga disampaikan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Eko Julianto. Mantan Camat Senori itu mengatakan, status bayi laki-laki tersebut adalah anak negara, yakni anak yang belum memperoleh jaminan dari orang atau lembaga yang bertanggung jawab terhadap masa depan anak.

“Sudah dijemput oleh Kasi Perlindungan Sosial UPT PPSAB Sidoarjo tadi sebelum Jumatan,” terang Eko.

Baca Juga:

Kondisi bayi dibuang di garasi yang ditemukan warga Desa Pucangan itu sebelumnya sempat mengalami panas, sesak napas, serta sempat dibantu oksigen dan Jackson Rees alat bantu sirkulasi pernapasan di RSUD dr Koesma Tuban.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Tuban, heboh pada Selasa malam (04/01/2022). Sebab, mereka menemukan bayi laki-laki mungil di depan rumah warga.

Peristiwa yang menggegerkan warga tersebut secara sengaja diabadikan dan diteruskan dari grup-grup media sosial. Kejadian itu pun dibenarkan Sekretaris Desa setempat Ahmad Khoirul Ghufron. Dia mengatakan, informasi yang didapatkannya, bayi laki-laki yang diduga sengaja dibuang tersebut ditemukan di depan rumah pasangan suami istri Joni dan Karmini.

  • Bagikan