Vaksin Corona Tiba di Tuban, 10 Tokoh Publik pun Siap Divaksinasi Besok

  • Bagikan
Kabid Farmasi Dinas Kesehatan Tuban Rani Yunita Sari bersama perwakilan dari dinkes provinsi dan Kapolsek Tuban Kota AKP M. Geng Wahono menerima vaksin. (Foto: Humas Pemkab Tuban/Tugu Jatim)
Kabid Farmasi Dinas Kesehatan Tuban Rani Yunita Sari bersama perwakilan dari dinkes provinsi dan Kapolsek Tuban Kota AKP M. Geng Wahono menerima vaksin. (Foto: Humas Pemkab Tuban/Tugu Jatim)

TUBAN, Tugujatim.id – Vaksin Covid-19 telah tiba di Tuban, Selasa (26/01/2021), sekitar pukul 02.00. Vaksin jenis sinovac ini tiba di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban dengan pengawalan ketat dari kepolisian.

Menurut Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban Endah Nurul Komariyati, vaksin diberangkatkan dari Surabaya Senin malam (25/01/2021) menggunakan satu mobil box. Setelah sampai di Tuban langsung dipindahkan ke Instalasi Farmasi Kesehatan.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

“Alhamdulillah, vaksin sudah sampai di Tuban, dini hari tadi,” kata Endah kepada Tugu Jatim.

Perempuan yang juga menjabat sekretaris dinas kesehatan ini menambahkan, vaksin diprioritaskan untuk tenaga kesehatan atau nakes dulu.

“Vaksinasi akan diberikan kepada nakes terlebih dahulu dan dilakukan di beberapa fasilitas kesehahan yang telah ditunjuk. Yaitu, 33 puskesmas, 2 RSUD, dan kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP),” ungkap Endah.

Adapun dalam tahap pertama pengiriman ini, vaksin yang tiba berjumlah 2.680 dosis dari 3.360  yang diajukan. Untuk pendistribusian akan dilakukan secara bertahap.

“Rencananya, pemberian vaksin pertama di Tuban akan dilaksanakan besok (27/01/2021) kepada 10 tokoh publik,” ujarnya.

Untuk diketahui, hingga Senin lalu (25/01/2021) peta sebaran pandemi corona di Kabupaten Tuban masih lumayan tinggi. Angka kasus baru ada sekitar 12 pasien. Sedangkan yang sembuh hanya 4 orang. Kemudian yang meninggal dunia akibat virus ini sebanyak 3 orang.

Sementara secara komulatif total keseluruhan ada 2.576 kasus terkonfirmasi virus corona, orang yang sembuh 2.004 pasien, sedangkan yang meninggal dunia 265 pasien. (Mochammad Rochim/ln)

  • Bagikan