• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi vaksinasi. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Ilustrasi vaksinasi. (Foto: Pexels)

Vaksinasi untuk Difabel Mulai Dicanangkan, Kemenkes Gunakan Sistem Antar Jemput

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, Tugujatim.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai mencanangkan vaksinasi bagi penyandang difabel, baik fisik maupun mental. Para penyandang difabel dikategorikan prioritas dalam menerima vaksin Covid-19.

”ODGJ umumnya komorbidnya banyak karena mereka tidak bisa menceritakan dengan terbuka apa yang dirasakan. Karena itu, saya rasa bagus bisa mulai memberikan prioritas kepada orang dengan gangguan jiwa,” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dikutip Rabu (02/06/2021).

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Vaksinasi para difabel di Indonesia dicanangkan kali pertama di Rumah Sakit Jiwa dr H. Marzoeki Mahdi, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (01/06/2021), oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Sementara itu, Direktur Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan Siti Kalimah mengatakan, sebanyak 562.242 penyandang difabel di seluruh wilayah Indonesia akan divaksinasi. Mereka dapat dilayani di seluruh fasilitas kesehatan/sentra vaksinasi mana pun dan tidak terbatas pada alamat domisili KTP.

Vaksinasi Menggunakan Sistem Antar Jemput

Pelaksanaan vaksinasi berjalan dengan adanya kerja sama dengan komunitas, organisasi lokal, dan pihak swasta untuk melakukan mobilisasi, mendaftarkan, dan mengatur transportasi antar jemput masyarakat lanjut usia dan penyandang difabel ke fasilitas pelayanan kesehatan, tempat pelayanan vaksinasi Covid-19.

Kerja sama dengan Kementerian Sosial dan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri juga berjalan untuk proses vaksinasi di panti milik Kemensos serta pendataan bagi kaum ODGJ terlantar yang tidak memiliki nomor induk kependudukan (NIK).

”Kalau panti milik Kemensos, petugas puskesmas di wilayah panti yang datang. Kemudian dengan kunjungan rumah, nanti petugas puskesmasnya datang kunjungan ke rumah-rumah,” ujar Siti Kalimah.

Tags: Kemenkes RIvaksinasi COVID-19Vaksinasi difabelvirus Covid-19
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Ilustrasi kasus pencabulan, perkosaan, dan pelecehan seksual. (Ilustrasi: Gigih/Tugu Jatim) pengobatan spiritual

Ayah di Tuban Setubuhi Anak Kandung hingga 4 Kali Sebulan, Dilakukan saat Mabuk

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID