TUBAN, Tugujatim.id – Video memperlihatkan Mobil Dinas Tuban berpelat S 1261 EP terparkir diduga di depan tempat hiburan malam di Kota Malang viral dan menghebohkan jagat maya. Belum jelas asal Dinas mobil operasional tersebut, namun langsung menuai beragam reaksi dari warganet asal Tuban.
Potongan video berdurasi pendek itu menyebar cepat di sejumlah platform media sosial sejak akhir pekan lalu. Lokasi yang tampak gelap dengan cahaya neon khas tempat hiburan malam menambah kesan negatif di mata publik.
Netizen langsung menyerbu kolom komentar dengan nada sinis dan sarkas. Salah satunya akun @Dimsngr_ yang menulis, “Hayo, kelakuane sopo ngonoku. Arep ngisin-ngisini warga Tuban ta?” (Siapa itu yang berbuat begitu? Mau mempermalukan warga Tuban ya?)
Tak kalah menohok, akun @khoirulnizar mencoba menyindir dengan gaya kocak. “Study banding iku, terkait penarikan retribusi hiburan malam seng mlebu pajak daerah,” tulisnya dengan nada satir.
Munculnya video itu sontak memantik rasa penasaran publik. Warganet ramai menebak-nebak siapa oknum di balik penggunaan mobil pelat merah tersebut. Meski belum dapat dipastikan siapa yang berada di dalam mobil, dugaan bahwa kendaraan itu milik salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Tuban tak terbendung.
Pihak Pemkab Tuban pun angkat bicara. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Tuban, Arif Handoyo, menjawab singkat ketika dikonfirmasi wartawan. Ia menyebut bahwa video tersebut merupakan rekaman lama.
Namun, ketika ditanya lebih lanjut terkait waktu kejadian, asal dinas, hingga kepentingan keberadaan kendaraan itu di lokasi hiburan malam, Arif tidak memberikan jawaban lanjutan. Pesan yang dikirim hanya berstatus centang dua. Saat dihubungi pun, ponselnya hanya memanggil tanpa dijawab.
BACA JUGA: Pemkab Tuban Renovasi Total Jembatan Amblas di Bangilan
Sikap diam ini justru membuat publik makin penasaran. Banyak yang menyayangkan jika benar mobil dinas digunakan untuk keperluan pribadi apalagi ke tempat hiburan malam yang tak sesuai dengan semangat pelayanan publik dan etika aparatur negara.
Salah satu warga Tuban, Sahputra (25), turut menyayangkan peristiwa ini. Menurutnya, kendaraan dinas seharusnya digunakan untuk tugas-tugas pemerintahan, bukan malah mencoreng nama baik instansi.
“Kalau benar itu mobil dinas dan dipakai bukan untuk urusan dinas, ini jelas mencoreng kepercayaan publik. Harus ada klarifikasi resmi,” ujarnya, Sabtu (31/5/2025).
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai siapa pengguna kendaraan tersebut dan apa kepentingannya di lokasi hiburan malam. Warganet pun terus menagih transparansi dan ketegasan dari Pemkab Tuban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








