MOJOKERTO, Tugujatim.id – Daerah Kabupaten Mojokerto menjadi salah satu daerah yang rawan terjadi bencana alam, terutama bencana hidrometeorologi. Karena itu, Wakil Bupati Mojokerto Moch. Rizal Octavian berpesan agar masyarakat tetap bijak ketika menerima informasi dari media sosial.
“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan mengikuti informasi terkini terkait cuaca maupun kebencanaan disampaikan melalui media sosial dan elektronik yang terpercaya dari pemerintah, serta hindari berita-berita hoax yang bertujuan untuk mengganggu stabilitas serta menimbulkan kepanikan di antara kita,” tuturnya melalui keterangan resmi, Rabu (05/11/2025).
Baca Juga: Insiden Pohon Tumbang Sepekan Terakhir di Mojokerto, BPBD: Waspada Pancaroba
Wakil Bupati Rizal menyarankan masyarakat untuk memantau media sosial dan website resmi dari Pemkab Mojokerto. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari adanya miskomunikasi atau berita palsu tentang kebencanaan yang bisa memberikan dampak negatif bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto.
Kabupaten Mojokerto memiliki ragam bentang alam seperti, 3 sungai besar yaitu Sungai Brantas, Sungai Lamong, dan Sungai Sadar. Selain itu, ada pula sedikitnya 61 anak sungai. Kabupaten Mojokerto juga memiliki gugusan pegunungan di wilayah selatan, yakni Pegunungan Anjasmoro, Gunung Welirang, Gunung Arjuno, dan Gunung Penanggungan di wilayah timur.
Pemerintah Ajak Swasta dan Warga Jaga Komunikasi
Maka dari itu, Pemkab Mojokerto melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto melakukan Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi, Selasa (04/11/2025). Apel ini menjadi upaya Pemkab Mojokerto untuk mengantisipasi munculnya potensi bencana alam akibat perubahan musim dan cuaca.
Wakil Bupati Rizal menambahkan, dirinya mengajak seluruh pihak baik jajaran pemerintahan maupun swasta dan swadaya untuk tetap menjaga komunikasi dan edukasi berkaitan dengan ancaman bencana. Sebab, keselamatan warga wajib menjadi prioritas utama dalam antisipasi kebencanaan.
“Mari terus memperkuat koordinasi dan komunikasi, serta memberikan edukasi kepada masyarakat terutama tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana, karena menjaga keselamatan jiwa adalah hal yang utama,” urainya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








