• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Wali Kota Madiun, Maidi, saat menerima penghargaan pembina K3 yang ke tiga.

Wali Kota Madiun, Maidi (dua dari kiri), saat menerima penghargaan pembina K3 yang ke tiga. (Foto: Dokumen)

Wali Kota Madiun Raih Penghargaan Pembina K3 ke Ketiga Kali secara Beruntun

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Wali Kota Madiun, Maidi, kembali meraih penghargaan wali kota selaku pembina Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Tingkat Provinsi Jatim. Penghargaan kali ketiga secara beruntun ini diberikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersamaan dengan Upacara Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional 2022 di Surabaya, Rabu (12/1/2022).

Tak hanya itu, setidaknya juga terdapat 18 perusahaan di Kota Pendekar itu yang mendapat penghargaan zero accident, sembilan perusahaan tanggap Covid-19, dan satu perusahaan tanggap HIV/AIDS.

You might also like

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

20/07/2026 5:18 PM
Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

20/07/2026 5:01 PM

“Dari jumlah perusahaan yang mendapat penghargaan juga meningkat ya. Artinya, perusahaan-perusahaan di Kota Madiun semakin peduli dengan K3, SMK3, serta pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja masing-masing,” kata wali kota.

Ada 21 perusahaan yang mendapat penghargaan pada tahun lalu. Sedangkan saat ini total ada 28 perusahaan. Tak heran, Wali Kota Maidi memberikan apresiasinya kepada perusahaan-perusahaan tersebut. Tidak hanya urusan nihil kecelakaan kerja, tetapi juga peduli terkait penanggulangan Covid-19 dan juga penyebaran HIV/AIDS.

‘’Perusahaan tidak hanya mencari keuntungan dalam menjalankan usahanya. Tetapi juga peduli dengan para pekerjanya. Ini harus terus ditingkatkan,’’ tegasnya.

Tidak hanya soal keselamatan dan kesehatan kerja, perusahaan juga telah memberikan jaminan sosial kepada pekerjanya. Itu penting agar pekerja terlindungi. Artinya, perusahaan tidak lepas tanggung jawab. Pemerintah Kota Madiun terus mendorong perusahaan untuk lebih memperhatikan para pekerjanya. Sehingga dapat tercipta suasana bekerja yang lebih baik dan semakin sejahtera.

‘’Untuk para pekerja sektor informal juga telah kita asuransikan. Mereka tetap terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan meski bukan karyawan perusahaan,’’ jelasnya.

Tags: Kota MadiunMaidiPembina K3Wali Kota Madiun
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:30 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Produk rajut milik Ernawati, pelaku UMKM asal Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berhasil lolos kurasi Dinas...

TPA Benowo

Kebakaran TPA Benowo Dipadamkan Lima Jam, Tumpukan Sampah Jadi Kendala Utama

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 2:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Banyaknya tumpukan sampah menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)...

Next Post
Suasana rapat pertemuan FSPMI Tuban, PT IKSG, PT Swabina Gatra, Pemkab dan Komisi II DPRD Tuban.

Anggota DPRD Tuban Sebut Uang Makan Buruh IKSG Belum Layak

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID