• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Wali Kota Malang Sutiaji. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Jatim)

Wali Kota Malang Sutiaji. (Foto: M Ulul Azmy/Tugu Jatim)

Wali Kota Malang: Penyekatan Kendaraan Tak Efektif untuk Imbangi Pemulihan Ekonomi

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Wali Kota Malang Sutiaji menyebutkan bahwa pengetatan mobilitas dengan penyekatan kendaraan masuk Malang yang diterapkan tidak efektif. Apalagi untuk memulihkan perekonomian yang redup akibat pandemi Covid-19.

Seperti diketahui, kebijakan penyekatan kendaraan pasca lebaran 2021 kembali diperpanjang hingga 31 Mei 2021. Di Kota Malang, titik penyekatan ada di Pintu Exit Tol Madyopuro, menyasar kendaraan luar kota dan pengendara yang tidak membawa surat keterangan bebas Covid-19.

You might also like

Fraksi Gerindra.

Dialog MBG Memanas, Demonstran Soraki Fraksi Gerindra Sanjung Program Prabowo 

18/06/2026 10:37 AM
Jam keberangkatan kereta Surabaya-Malang terbaik.

Jam Keberangkatan Kereta Surabaya-Malang Terbaik agar Terhindar dari Kepadatan Penumpang

18/06/2026 10:00 AM

Lebih Sepakat untuk Perkuat PPKM Mikro

”Sebenarnya saya tidak setuju. Ekonomi mati. Saya setujunya PPKM Mikro itu saja yang dikuatkan. Dengan penyekatan, artinya orang tidak boleh ke Malang sehingga pariwisata dan perekonomian mandek lagi,” ungkap Sutiaji kepada wartawan di Balai Kota Malang, Kamis (27/5/2021).

Dengan adanya penyekatan, target menumbuhkan kembali ekonomis secara nasional yang dibebankan ke daerah otomatis terganggu.

”Kita punya target nasional di kuartal kedua itu 7 persen. Terus terang kalo ada penyekatan ya target itu sulit kita capai,” katanya.

Itulah kenapa dirinya condong menangani kasus transmisi penularan virus ini dengan memperkuat benteng-benteng di tingkat RT/RW alias PPKM Mikro. Pada dasarnya, disiplin protokol kesehatan adalah kunci.

Terkait antisipasi mutasi virus baru, dirinya sejauh ini belum menemui adanya gejala virus baru yang kembali merebak seperti di India. Jika penyekatan dilihat dari angka kasus, menurut dia, kasus klaster Covid-19 secara beruntun yang terjadi belakangan ini masih belum tergolong virus baru.

”Di Tlogomas, di Lowokdoro itu hasil tracing bukan dari orang luar kota. Sama sekali tidak ada (relasi dengan mutasi virus baru) Makanya cukup dengan dilokakisir di tempat,” klaimnya.

Dia berharap, perekonomian yang saat ini sudah mulai merangkak pulih tidak kembali anjlok. Terpenting adalah pada tingkat kedisiplinan warga sendiri, dalam menerapkan prokes bagi dirinya.

Tags: covid-19MalangSutiajiWali Kota Malang
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Fraksi Gerindra.

Dialog MBG Memanas, Demonstran Soraki Fraksi Gerindra Sanjung Program Prabowo 

by Dwi Linda
18/06/2026 10:37 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Dialog antara perwakilan DPRD Kota Malang dengan ratusan demonstran di depan Gedung DPRD Kota Malang, Rabu (17/06/2026),...

Jam keberangkatan kereta Surabaya-Malang terbaik.

Jam Keberangkatan Kereta Surabaya-Malang Terbaik agar Terhindar dari Kepadatan Penumpang

by Dwi Linda
18/06/2026 10:00 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Jam keberangkatan kereta Surabaya-Malang terbaik ternyata tidak selalu identik dengan jadwal paling pagi atau paling cepat sampai tujuan....

Cuaca di Jawa Timur.

Cuaca di Jawa Timur Mayoritas Cerah 18 Juni 2026, Sebagian Wilayah Muncul Kabut dan Udara Kabur

by Dwi Linda
18/06/2026 8:08 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Kamis (18/06/2026) didominasi kondisi cerah di sebagian besar wilayah, namun kabut dan udara...

45 WNA

45 WNA Dibekuk Polrestabes Surabaya, Kapolrestabes: Semua Korban Dari Luar Negeri

by Mochamad Abdurrochim
18/06/2026 7:54 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sebanyak 45 WNA terdiri dari 30 warga negara China, empat warga negara Jepang, tujuh warga negara Taiwan,...

Next Post
Ilustrasi mengajari anak dalam akhlak. (Foto: Pixabay)

4 Cara Orang Tua Beri Contoh Akhlak Baik pada Anak

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID