• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Warga Dukuh Menanggal, Gayungan, Surabaya yang menoak rencana RS Siloam yang menggunakan jalan umum yang sudah sempit sebagai akses lalu lintas ambulan. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Warga Dukuh Menanggal, Gayungan, Surabaya yang menoak rencana RS Siloam yang menggunakan jalan umum yang sudah sempit sebagai akses lalu lintas ambulan. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Warga Dukuh Menanggal Tolak Akses Jalan RS Siloam Cito Surabaya

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Rencana pengoperasian Rumah Sakit (RS) Siloam di area Cito Mall Surabaya banyak membawa persoalan. Ada pihak-pihak yang menolak hadirnya RS Siloam itu, seperti dari Paguyuban P4, Apartemen dan warga Dukuh Menanggal 1 Surabaya, alasannya beragam.

Naryono, 74, sesepuh sekaligus warga Dukuh Menanggal 1 Surabaya, menjelaskan alasannya menolak pemakaian jalan umum warga untuk akses ambulans RS Siloam. Apalagi, jalan umum itu sekarang sudah macet karena terpakai oleh parkir mobil.

You might also like

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

18/07/2026 6:15 PM
Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

18/07/2026 5:00 PM

“Saya penghuni situ (Dukuh Menanggal 1, red) sudah 50 tahun. Walaupun dipakai untuk pintu masuk atau pintu keluar, kami tidak setuju. Sampean lihat saja sekarang. Sekarang aja parkirnya tiap hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis sampai ke jalan tol sini. Warga sendiri aja kalau lewat sulit,” terang Naryono pada pewarta Tugu Jatim saat diwawancara di City of Tomorrow (Cito) Mall Surabaya, Rabu (10/02/2021), pukul 12.00 WIB.

Naryono, 74, menjelaskan alasan penolakan rencana pemakaian jalan umun untuk lalu lintas ambulance milik RS Siloam di area Cito Mall Surabaya. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)
Naryono, 74, menjelaskan alasan penolakan rencana pemakaian jalan umun untuk lalu lintas ambulance milik RS Siloam di area Cito Mall Surabaya. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Selain itu, Naryono juga mengajak pewarta Tugu Jatim untuk diperlihatkan situasi dan lokasi jalan umum warga yang rencananya akan dipakai sebagai akses ambulans milik RS Siloam. Jelas warga tidak setuju, menolak dengan keras, lantaran suara ambulans yang berlalu-lalang bakal membuat bising.

“Ayo sini aku tunjukkan, kenapa harus lewat kampung? Dia bisa lewat jalan lurus sini aja, kan tembus nanti (ke depan, red). Sekarang gini aja, kalau bicara itu hadirkan pikiran kita pada orang lain. Sampean seandainya ada di posisi kami gimana? Coba jawab,” tegasnya.

Naryono menyampaikan, bahwa warga Dukuh Menanggal 1 Surabaya tidak setuju dengan pemakaian jalan umun warga untuk akses ambulans saja. Sedang soal pembangunan dan pengoperasian RS Siloam, tidak dipersoalkan oleh warga setempat.

“Kalau Rumah Sakit (RS) Siloam tidak saya tolak, yang saya tolak soal jalan. Akses jalan, sekarang mari kita lihat ke sana. Kita sarankan lokasinya langsung nembus ke sana, kalau jalan warga dipakai saya tidak setuju,” lanjutnya.

Kemudian, Naryono sempat tercetus bahwa sejak dulu antara warga Dukuh Menanggal 1 Surabaya dan pihak Siloam, selalu ada kontroversi, konflik, dan bertentangan satu sama lain. Sejak dahulu Siloam selalu ingin membuka jalan di wilayah tersebut.

“Kalau sampean bertempat tinggal di sini, sampean perbolehkan gak kira-kira? (kalau jalan warga dipakai jalan Rumah Sakit (RS) Siloam, red). Sejak dulu, Siloam itu sudah bertentangan dengan kami, sejak awal Siloam mau buka jalan di sana, untuk keluar dan masuk,” pungkasnya. (Rangga Aji/gg)

Tags: Kota SurabayaRS SiloamSurabaya
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Polres Blitar Kota.

Berkali-kali Tersandung Narkoba, Polisi Senior di Polres Blitar Kota Dipecat

by Dwi Linda
18/07/2026 5:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Seorang anggota Polres Blitar Kota berinisial Aiptu EW resmi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) karena...

Parkir digital di Surabaya.

82 Persen Wajib Pajak Sudah Beralih Parkir Digital di Surabaya, 500 Titik Masih Belum Berizin

by Dwi Linda
18/07/2026 4:04 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya menata sektor perparkiran dengan penerapan pembayaran non tunai atau digital secara perlahan...

Lapor Cak Eri.

Lapor Cak Eri Terima 9.217 Aduan Warga, Masalah Parkir Jadi Keluhan Terbanyak

by Dwi Linda
18/07/2026 2:06 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sejak diluncurkan pada pada 11 Mei 2026 lalu, antusiasme warga yang memanfaatkan hotline “Lapor Cak Eri” semakin...

Next Post
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi menjelaskan bahwa 6 kecamatan di Kabupaten Kediri rawan bencana. (Foto: Noe/Tugu Jatim)

6 Kecamatan di Kabupaten Kediri Dinilai Rawan Bencana

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID