JEMBER, Tugujatim.id – Senjata ampuh warga di Desa Kemuning, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember dalam upaya memberantas stunting menggunakan daun kelor dan telur sebagai pengusirnya.
Tim Penggerak PKK bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Jember memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan yang dilakukan masyarakat setempat.
Harry Agustriano, Kepala DPMD Jember, menyoroti bahwa langkah inovatif masyarakat ini tidak sekadar mengatasi masalah malnutrisi, namun turut menciptakan kesempatan usaha baru. Menurutnya, tanaman kelor dapat diolah menjadi berbagai produk mulai dari mie, olahan protein pengganti daging, hingga kerajinan tangan yang bernilai jual.
“Potensi kelor sangat besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan UMKM yang kompetitif. Dengan begitu, perbaikan status gizi anak dapat berjalan beriringan dengan kemajuan perekonomian warga,” terang Harry beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, Harry menegaskan pentingnya pengembangan infrastruktur yang mendukung tumbuh kembang anak optimal serta program pencegahan perkawinan dini melalui keterlibatan aktif para kader PKK dan kelompok perempuan di tingkat grassroot.
BACA JUGA: Festival Egrang Jember, Wamen PPPA Serukan Pentingnya Permainan Tradisional di Era Digital
Di sisi lain, Ghyta Eka Puspita selaku Ketua TP PKK Jember memberikan pujian atas soliditas kerja para kader desa. Ia berkomitmen mendukung inisiatif tersebut dengan memfasilitasi pertukaran pengalaman dan praktik terbaik antarwilayah.
“Saya tertarik untuk mendalami pengalaman dari para ibu di sini. Mari kita saling tukar pengetahuan tentang pola asuh, pengelolaan rumah tangga, dan upaya pemberdayaan. Sebab ketika fondasi keluarga kokoh dan sejahtera, maka pilar masyarakat akan semakin tangguh,” kata Ghyta.
Terobosan yang diterapkan di level komunitas ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi wilayah lain di seluruh Kabupaten Jember untuk mengakselerasi penurunan prevalensi stunting sambil memperkuat perekonomian rakyat melalui pemanfaatan sumber daya lokal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








