JEMBER, Tugujatim.id – Abdul Gofur, 41, warga Dusun Suling, Desa Bagon, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur, diduga ditemukan tewas setelah mengonsumsi minuman keras dalam sebuah pesta miras pada Selasa malam (25/03/2025).
Berdasarkan informasi yang dihimpun pihak kepolisian dari berbagai saksi, korban sebelumnya pesta miras bersama sejumlah rekannya di rumah seorang teman yang berlokasi di Dusun Sumbersari.
Baca Juga: 12.899 Botol Miras Hasil Operasi Pekat Dimusnahkan di Alun-Alun Jember
Sebelum kejadian, Abdul Gofur sempat membeli semangka dan singgah di sebuah warung makan milik Novita yang tidak jauh dari kediaman Abdul Rozak. Saat itu, dia mengembalikan termos milik warung dan memesan bakso untuk disantap di tempat.
Setelah makan, korban mengajak Novita ke rumah Abdul Rozak, tempat pesta miras berlangsung. Acara tersebut dihadiri lima pria dan satu perempuan. Di tengah pesta, Abdul Gofur meminta Novita membelikan sate.
Namun, setelah makanan tiba, dia tertidur dan tidak lama kemudian ditemukan dalam kondisi tidak bernapas. Novita sempat mencoba membangunkannya, tetapi korban tidak merespons. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke aparat kepolisian setempat.
Korban Memiliki Riwayat Sakit Lambung
Kanit Reskrim Polsek Gumukmas Aiptu Sugianto membenarkan peristiwa ini. Pihak kepolisian langsung membawa jasad korban ke RSUD dr Soebandi untuk diotopsi.
“Dari informasi awal yang kami terima, korban memiliki riwayat sakit lambung dan sempat mengonsumsi miras sebelum meninggal,” ungkap Sugianto saat dikonfirmasi pada Kamis (27/03/2025).
Guna memastikan penyebab kematian, polisi mengirimkan sampel darah korban serta sisa minuman keras yang dikonsumsi ke Polda Jawa Timur untuk diperiksa lebih lanjut.
Sementara itu, Kepala Desa Mayangan Sunoto juga mengonfirmasi kejadian ini dan menyatakan bahwa insiden tersebut memang terjadi di wilayahnya.
“Kami menerima laporan terkait adanya pesta miras yang berujung pada meninggalnya seseorang,” ujar Sunoto singkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati







