Warga Surabaya Tolak Pendirian Rumah Sehat, Ini Respons Eri Cahyadi... - Tugujatim.id

Warga Surabaya Tolak Pendirian Rumah Sehat, Ini Respons Eri Cahyadi…

  • Bagikan
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di balai kota. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di balai kota. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

SURABAYA, Tugujatim.id – Di tengah upaya pendirian rumah sehat di setiap kelurahan di Kota Surabaya, ternyata ada penolakan dari warga soal rencana tersebut. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan pada warga bahwa rumah sehat bukan tempat orang yang sakit.

Di sisi lain, Eri juga menjelaskan, warga tidak perlu takut akan pendirian rumah sehat di masing-masing kelurahan. Sebab, rumah sehat itu untuk mendeteksi, mengontrol, dan menyembuhkan warga dalam status orang tanpa gejala (OTG).

“Bukan orang sakit lho yang dibawa ke sini, bukan yang sakit pilek parah, bukan. Kalau yang positif langsung kami bawa ke Asrama Haji, tapi kalau yang posisinya sudah berat dibawa ke rumah sakit,” terangnya, Kamis (29/07/2021).

Dia mengatakan, ada RS BDH, RS Suwandi, GBT, dan lapangan tembak untuk warga.

“Jadi, saya mohon dengan kerendahan hati, warga Surabaya bisa melihatnya. Yang nolak yang wedi, karena ini bukan tempatnya, ada ambulans bukan, ini bukan tempat yang sakit,” bebernya.

Eri juga menegaskan, ada warga yang mengalami gejala ringan Covid-19 atau OTG, bisa menuju ke rumah sehat agar dapat ditangani lebih awal dan tidak menularkan ke warga lainnya.

“Tapi, kalau di kampungnya ini ada yang OTG, ada yang ringan, sehingga kami langsung bawa, ajak ke sini. Ini untuk mengamankan yang sakit biar semua bisa sehatkan lebih cepat, biar sak kampung ini aman kabeh,” jelasnya.

Justru, Eri membeberkan, dengan adanya rumah sehat bakal mengurangi potensi penyebaran Covid-19 yang lebih luas lagi di masing-masing kelurahan. Apalagi, saat ada salah satu keluarga atau satu keluarga yang jadi OTG.

“Tapi, lek onok sing ngomong ‘Ojo Pak, nak omah ae’, kalau di rumah kami gak bisa kontrol, ternyata dampaknya sakit menular ke bapaknya, anaknya belum dicek sedangkan sudah keluar duluan, sing kenek wong sak kampung,” tegasnya.

Eri memohon pada warga Surabaya agar tidak berpikiran negatif terlebih dulu. Justru rumah sehat ini untuk keselamatan warga Surabaya sendiri.

“Jadi ini sebenernya, fungsinya rumah sehat seperti ini, jangan ada yang berpikiran ambulans sakit bawa ke sana. Ada yang nanti berat-berat dibawa ke sana bukan, tapi ini adalah untuk keselamatan warga sendiri,” ujarnya.

  • Bagikan