Pasuruan, Tugujatim.id – Wartawan Pasuruan yang diduga keracunan teh botol dari paket misterius kini dirujuk ke RSSA Malang. Wartawan media Berita Metro, Sukron Adim (31) dirujuk untuk menjalani uji toksisitas untuk mengidentifikasi dugaan racun di dalam tubuhnya. Selama 3 hari, warga Desa Tambakan, Bangil, Pasuruan ini masih belum sadarkan diri.
Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adhi Putranto Utomo mengungkapkan jika Sukron Adim (31) dipindahkan dari RSI Masyitoh Bangil ke RSSA Malang pada Selasa (30/08/2022) malam. “Yang bersangkutan masih di ruangan perawatan intensif dan menunggu foto dada untuk uji toksik. Kondisinya masih belum sadar,” ujar Adhi saat dikonfirmasi Rabu (31/08/2022).
Adhi menambahkan, jika pihak kepolisian juga telah melakukan menguji sisa minuman teh yang diduga mengakibatkan keracunan ke laboratorium forensik. Selain itu polisi juga akan mengambil sample darah, cairan lambung, dan urin untuk dilakukan pengujian. “Hingga kini hasil lab masih belum keluar, ” ungkapnya.
Serangkaian uji laboratorium tersebut nantinya akan dijadikan dasar penyelidikan kepolisian untuk memastikan penyebab pasti korban mengalami kejang, muntah hingga tidak sadarkan diri.
Adapun terkait dugaan adanya racun di dalam botol, pihaknya belum bisa memastikan sebelum hasil lab keluar. “Yang jelas kita pastikan dulu apa penyebabnya, ” pungkasnya.








