• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi orang yang mengalami FoMO cenderung mudah depresi. (Foto: Freepik/Tugu Jatim)

Ilustrasi orang yang mengalami FoMO cenderung mudah depresi. (Foto: Freepik)

Waspada! Gejala FoMO Mengintai Generasi Milenial

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Indonesia menempati urutan kelima penggunaan internet tertinggi di dunia menurut survei “Top 20 Countries in Internet Users” (Internet Networld Stats, 2017). Hal tersebut tidak terlepas dari masyarakat yang selalu ingin mengikuti perkembangan zaman, terutama kalangan milenial. Bahkan, tak jarang mereka terserang Fear of Missing Out (FoMO).

Sebab, mereka begitu larut dalam teknologi digital dan media sosial (medsos). Kaum milenial cenderung menggunakan internet sehingga mengakibatkan timbul gejala baru yang dinamakan FoMO. Gejala ini adalah perasaan takut atau khawatir dari seseorang jika dia tidak mengetahui aktivitas orang lain melalui medsos sehingga membuatnya harus selalu terhubung dengan dunia maya.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Lalu, bagaimanakah cara menghindari dan mengatasi agar tidak terserang FoMO? Simak tips berikut ini!

Cara Menghindari FoMO dan Kenali Penyebabnya:

1. Penggunaan Medsos Berlebihan

Mudahnya kaum milenial mengakses medsos yang menampilkan jutaan rutinitas kehidupan manusia di dunia, secara tidak langsung dapat menimbulkan perasaan cemas di alam bawah sadar. Karena itu, sebaiknya Anda bijak dalam menggunakan medsos. Sebab, menggunakan medsos secara berlebihan akan membuat Anda akan merasa ketagihan.

2. Memiliki Hubungan Sosial yang Kurang Baik

Perasaan takut kehilangan momen dapat disebabkan karena tidak memiliki hubungan atau kedekatan yang baik dengan lingkungan atau sosial. Karena itu, Anda merasa lebih nyaman berada di dunia maya ketimbang di dunia nyata untuk berinteraksi dengan orang lain.

3. Memiliki Rasa Keberhargaan Diri yang Rendah

Seseorang yang memiliki self esteem rendah lebih rentan terkena FoMO. Saat mereka melihat kebahagiaan orang lain, ada perasaan cemas yang timbul di alam bawah sadarnya dan membandingkan dengan kehidupan mereka yang sebenarnya.

Lalu bagaimana cara mengatasi fenomena FoMO? Berikut beberapa cara mengatasi FoMO yang dikemukakan oleh Martha Beck, sosiolog yang sebelumnya didiagnosis mengalami FoMO:

1. Sadarilah bahwa FoMO didasarkan pada sebuah kebohongan, seseorang yang mem-posting aktivitasnya di situs medsos telah memilih bagian mana dari aktivitas tersebut yang akan dibagikan.

2. Lawan FoMO dengan mengubah pola pikir. Seseorang dapat memakai diksi yang berbeda. Misalnya FoMO yang dimaksud adalah “Feel okay More Often”.

3. Memutuskan untuk berhenti, kurangi waktu penggunaan medsos dan sadari bahwa berinteraksi secara langsung lebih menyenangkan daripada melalui media sosial.

 

*Penulis adalah member dari Pondok Inspirasi (Pondasi).

Tags: Fear of Missing OutGejala dan cara mengatasi FoMOGejala FoMOkaum milenialKecanduan media sosialKecanduan MedsosMember PondasiPondok Inspirasi
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Next Post
Ketua DPRD Kota Pasuruan yang kena pukul saat terjadi kericuhan pada pertandingan Persekap dan AFA Syailendra di Liga 3 Jatim, Minggu sore (14/11/2021). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Ketua DPRD Kota Pasuruan "Babak Belur" Dipukul Kapten AFA Syailendra

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID