Zahidhan Syahrul, Anak Buruh Tani di Malang Ini Bikin Bangga karena Lulus Seleksi Bintara Polri - Tugujatim.id

Zahidhan Syahrul, Anak Buruh Tani di Malang Ini Bikin Bangga karena Lulus Seleksi Bintara Polri

  • Bagikan
Zahidhan Syahrul Syofiudin, salah satu anak dari buruh tani (serabutan) di Kabupaten Malang, ini berhasil lolos seleksi Bintara Polri pada 2021 ini, Kamis malam (22/07/2021).(Foto: Rizal Adhi/Tugu Jatim)
Zahidhan Syahrul Syofiudin, salah satu anak dari buruh tani (serabutan) di Kabupaten Malang, ini berhasil lolos seleksi Bintara Polri pada 2021 ini, Kamis malam (22/07/2021).(Foto: Rizal Adhi/Tugu Jatim)

MALANG, Tugujatim.id – Zahidhan Syahrul Syofiudin, 18, salah satu anak dari buruh tani (serabutan) di Kabupaten Malang, ini berhasil lolos seleksi Bintara Polri pada 2021 ini, Kamis malam (22/07/2021). Karena keberhasilannya itu, Zahidhan membuat bangga sekaligus mengangkat nama keluarga besarnya.

“Orang tuanya tinggal di Desa Mangunrejo, RT 06, RW 02, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Kepanjen, ini senang luar biasa saat mengetahui Zahidhan lulus,” kata Kabag Sumda Polres Malang Kompol Cicik Darwati.

Dia mengatakan, Zahidhan adalah salah satu calon siswa yang lulus melalui jalur Bintara Teknik Informatika.

Zahidhan Syahrul Syofiudin saat mencium kaki ibunya, Kamis malam (22/07/2021).(Foto: Rizal Adhi/Tugu Jatim)
Zahidhan Syahrul Syofiudin saat mencium kaki ibunya, Kamis malam (22/07/2021).(Foto: Rizal Adhi/Tugu Jatim)

“Yang bersangkutan memiliki prestasi di bidang IT, prestasi itu menjadi salah satu faktor penting yang membuat dia lulus,” ucap Cicik.

Rekrutmen anggota Polri kali ini tetap menegakkan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis sehingga siapa saja mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi anggota Polri.

Zahidhan Syahrul Syofiudin saat mencium kaki ayahnya, Kamis malam (22/07/2021).(Foto: Rizal Adhi/Tugu Jatim)
Zahidhan Syahrul Syofiudin saat mencium kaki ayahnya, Kamis malam (22/07/2021).(Foto: Rizal Adhi/Tugu Jatim)

Sementara itu, orang tua Zahidhan, Alex Zainudin, mengaku tidak menyangka jika anak pertamanya ini akan menjadi seorang polisi karena mereka sadar dari ekonomi lemah.

“Saya hanya bekerja sebagai buruh tani (serabutan) demi untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, sedangkan istri saya ibu rumah tangga,” ucap Alex.

Dia mengungkapkan, Zahidhan merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Dia dikenal sangat gigih dalam mencapai cita-citanya.

Alex mengatakan, semua keluarga terharu, bangga. Dia melanjutkan, ke depannya dirinya sangat berharap anaknya lebih berprestasi lagi untuk mengharumkan nama baik keluarga, bangsa, dan negara.

“Terima kasih kepada semua pihak, mohon dukung untuk Zahidhan,” tutup Alex.

  • Bagikan