• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Jemaah haji Tuban.

Pelayanan di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Kantor Kemenag Tuban. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Siskohatkes Tersendat, 1.385 Calon Jemaah Haji Tuban Belum Lunasi Bipih

Dwi Linda by Dwi Linda
6 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Meski masa pelunasan biaya haji sudah berjalan lebih dari dua pekan, sebagian besar calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Tuban masih belum melunasi. Dari 1.575 jemaah haji Tuban yang berhak lunas, baru 190 orang yang menyelesaikan pembayaran. Artinya, masih ada 1.385 jemaah yang belum melunasi Bipih 2026.

Pelunasan tahap I berlangsung sejak 23 November hingga 24 Desember 2025, dan masih menyisakan pekerjaan besar di tingkat kabupaten mengingat jumlah jemaah haji Tuban yang belum melunasi sangat signifikan.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Baca Juga: Update Biaya Haji 2026, Rincian BPIH–Bipih Embarkasi Surabaya dan Jadwal Pelunasan Resmi Kemenag

Plt Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Tuban Imam Bukhori menyampaikan bahwa sejumlah faktor menjadi penghambat lambatnya pelunasan. Padahal, banyak jemaah haji Tuban sebenarnya sudah memenuhi syarat utama, yakni istitaah kesehatan.

“Banyak yang sudah istitaah tapi belum melunasi. Salah satu kendalanya ada di siskohatkes yang kadang tidak lancar, sehingga saat input data sering terkendala. Kadang mudah, kadang juga tersendat,” terangnya.

Dari data terakhir hingga Minggu (kemarin), jumlah jemaah Tuban yang telah mengantongi istitaah mencapai 510 orang.

Sebanyak 344 orang lebih dulu dinyatakan istitaah. Tambahan 166 orang baru menyelesaikan istitaah. Meski begitu, dari total tersebut, mayoritas belum melunasi.

“Yang sudah istitaah masih banyak yang belum bayar. Ini yang sedang kami dorong supaya segera melunasi sebelum batas akhir,” kata Imam.

Percepatan Proses Input Data Istitaah saat Malam Hari

Untuk mempercepat proses, Kemenag Tuban menginput data istitaah pada malam hari. Langkah ini dilakukan untuk mengejar antrean data yang menumpuk saat sistem siskohatkes mengalami gangguan.

“Kami lakukan input malam hari, jadi malam hari tetap bekerja supaya data jemaah cepat masuk sistem dan bisa segera melunasi,” jelas Imam.

Langkah ini dilakukan agar data istitaah segera terbaca sistem dan jemaah bisa langsung melunasi ke bank tanpa menunggu lama.

“Kami upayakan penginputan dilakukan terus-menerus setiap hari. Begitu data istitaah masuk, jemaah bisa langsung ke bank untuk melunasi,” jelasnya.

Imam mengingatkan para jemaah agar tidak menumpuk pelunasan di pekan terakhir. Pengalaman tahun sebelumnya menunjukkan antrean bank dan layanan kesehatan akan membeludak menjelang penutupan.

“Waktu pelunasan masih ada, tapi jangan ditunda. Lebih cepat lebih baik supaya tidak menumpuk di akhir dan menghindari kendala sistem,” ujarnya.

Dengan masih banyaknya jemaah yang belum melunasi, Kemenag Tuban terus melakukan pendekatan melalui KUA kecamatan, kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH), hingga penyuluh agama agar proses pelunasan berjalan sesuai target sebelum batas waktu 24 Desember 2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniKabupaten Tuban hari iniPelunasan bipih jemaah TubanTubanUpdate jemaah Tuban 2026
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Pasar Ngopak.

Gagal Menyalip, Pemuda Tewas Ditabrak Truk Gandeng di Pasar Ngopak Pasuruan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID