MALANG, Tugujatim.id – Siswa SMK El Hayat di Jalan KH Malik Dalam, Kota Malang, Jatim, memiliki cara unik untuk mengabdi kepada masyarakat. Mereka memanjakan 100 ojol di Malang untuk menyervis dan mengganti oli motor gratis pada Sabtu (13/12/2025).
Selain itu, program ini juga melayani cek kesehatan, pangkas rambut, hingga vermak jaket ojol di Malang secara gratis. Tentu saja, program yang sangat bermanfaat ini disambut animo besar dari para ojol di Malang Raya.
Baca Juga: Kontribusi di Dunia Pendidikan, Mahasiswa UM Program Asistensi Mengajar di SMKN 2 Trenggalek
Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin yang hadir langsung sangat mengapresiasi acara ini. Dia juga membuka dan meresmikan pelayanan service motor gratis itu.
Sementara itu, Ketua Panitia Service Motor Gratis M. Wahid mengatakan, siswa SMK El Hayat Malang diajari peduli dan menumbuhkan jiwa sosialnya lewat berbagi ilmu dan menebar kebermanfaatan kepada masyarakat luas.
“Ini pengabdian masyarakat dari SMK El Hayat khusus untuk para driver ojol. Tentu maintenance penting untuk mesin motor. Selain meringankan beban, service motor ini juga untuk menjamin keselamatan driver dan penumpang,” ucapnya.

Tidak hanya siswa SMK yang aktif, para alumni SKM El Hayat yang telah memiliki usaha bengkel motor, pangkas rambut, kesehatan, hingga vermak baju ikut berpartisipasi dalam membantu pelayanan.
“Siswa kelas XII ini sifatnya membantu, tetapi anak didik kami yang sudah alumni diajak. Terutama yang sudah punya bengkel, termasuk usaha pangkas rambut, vermak hingga kesehatan,” urainya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMK El Hayat ini juga menjelaskan, pihak sekolah memang kuat dalam mendorong siswanya menjadi wirausahawan. Termasuk mendorong untuk senantiasa berdampak baik bagi masyarakat.

Bahkan saat masih menjalani pendidikan, para siswa rutin diajak dalam banyak gerakan sosial. Mulai dari service motor gratis, membersihkan masjid sekitar sekolah, hingga cek kesehatan gratis yang rutin digelar dalam periode tertentu.
“Kami ingin lulusannya cerdas, adaptif, kreatif, inovatif, dan kompetitif. Karena hari ini kalau tidak bisa mengikuti perkembangan zaman, kami akan ketinggalan. Kami juga menekankan jiwa reigius ke siswa. Urusan keagamaan dan ketuhanan penting dalam mengimpelentasikan ilmu pengetahuan,” imbuhnya.

M. Toyib, salah satu driver ojol di Malang asal Bumiayu, mengatakan, program ini sangat bermanfaat dan membantu.
“Kegiatan ini sangat baik, ada jasa service motor gratis, perbaikan jaket sampai pangkas rambut. Semoga bisa diadakan setiap bulan, karena ini cukup membantu kami,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Sholeh
Editor: Dwi Lindawati








