• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Anak putus sekolah.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal Jarot Waluyo yang menjelaskan APS di Kabupaten Jember sekitar 42 ribu dan menjadi salah satu tertinggi di Jawa Timur. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Tembus 42 Ribu Anak Putus Sekolah, Kabupaten Jember Jadi Salah Satu Tertinggi di Jatim

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Kabupaten Jember memiliki sekitar 42.000 anak putus sekolah (APS) dan menjadi salah satu yang tertinggi di Provinsi Jatim. Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal Jarot Waluyo mengungkapkannya saat ditemui di tengah-tengah kegiatan pada Rabu (25/07/2024).

Menurut dia, 42.000 anak putus sekolah tersebut merupakan total dari anak yang tidak pernah sekolah, putus sekolah, dan tidak melanjutkan sekolah. Angka tersebut menjadikan Kabupaten Jember menjadi salah satu yang tertinggi di Jatim.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

“Jadi untuk Jawa Timur dan khususnya Kabupaten Jember itu memiliki angka anak tidak sekolah itu sangat tinggi, jumlahnya sekitar 42.000 yang terdiri dari anak yang tidak pernah sekolah sama sekali, kemudian anak yang pernah bersekolah tetapi putus sekolah, kemudian anak yang tidak melanjutkan sekolah,” ujar Jarot Waluyo.

Baca Juga: Ronald Tannur Divonis Bebas Usai Diduga Bunuh Pacar, Kuasa Hukum Korban Ungkap Janggal Putusan PN Surabaya

Meski tidak menjelaskan secara rinci alasan terkait jumlah ATS, Jarot Waluyo mengungkap, pihaknya telah memberikan wadah melalui pendidikan non formal yang mengacu pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

“Ini karena beberapa hal, kemudian mereka tidak bersekolah maka pemerintah bisa atau menyediakan pendidikan non formal untuk mewadahi anak-anak yang tidak sekolah itu kembali bersekolah, salah satunya melalui program ATS, ini yang kami arahkan ke PKBM-PKBM di Kabupaten Jember,” jelas Jarot Waluyo.

Dia mengatakan, PKBM menjadi tempat untuk meneruskan pendidikan sehingga di samping menimba pengetahuan, keterampilan, dan mendapatkan ijazah. Pihaknya juga menggandeng para mahasiswa melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaboratif.

Baca Juga: Universitas IBU Malang Jadi PTS Unggulan, Ini Dia Sederet Prestasi Terbaru Gaet Calon Maba

“Ada 4.001 mahasiswa peserta KKN kolaboratif yang diterjunkan di 248 desa di Kabupaten Jember yang tujuannya adalah yang pertama mendata ATS di desa-desa, kemudian yang kedua adalah ikut serta mengentaskan atau mengurangi stunting di Kabupaten Jember,” katanya.

Para mahasiswa peserta KKN kolaboratif difasilitasi aplikasi yang dilengkapi data anak yang berhenti sekolah dan anak yang tidak melanjutkan sekolah, untuk dilakukan pendataan kembali dan direkonfirmasi.

“Kemudian direkonfirmasi, mereka (APS) mau kembali ke sekolah formal atau non formal. Kalau mau ke formal maka mana sekolah terdekat di situ untuk bisa menjadi rujukan untuk yang non formal akan kami alokasikan pada PKBM-PKBM,” ujar Jarot Waluyo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Anak putus sekolah di JemberAnak putus sekolah Kabupaten JemberBerita Kabupaten Jember hari iniKabupaten Jember hari ini
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Atlet SGDC.

Atlet SGDC Torehkan 41 Medali di Porkab VIII Tuban, Jadi Kebanggaan Klub Binaan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID