• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Joko Anwar. (Foto: Pinterest/Tugu Jatim)

Salah satu poster "Pengabdi Setan 2: Communion" yang tayang 4 Agustus 2022. (Foto: Pinterest)

5 Fakta Sutradara Joko Anwar Totalitas Bikin Film Horor Pengabdi Setan 2: Communion

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in Entertainment, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Sutradara Joko Anwar kembali membawa hawa horor pekat ke layar kaca Indonesia. Lantaran, film Pengabdi Setan 2: Communion yang dia garap mulai 2018 akhirnya rilis serentak pada 4 Agustus 2022. Tak perlu diragukan kepopulerannya, penonton film ini bahkan menembus angka lebih dari 3 juta di hari keenam penayangannya.

Demi menciptakan film horor berkualitas yang memenuhi ekspektasi dan harapan penonton yang telah menunggu 5 tahun lamanya sejak film pertama, Joko Anwar tentu saja telah mengerahkan upayanya secara totalitas.

You might also like

Rumah Tua Surabaya

Rumah Tua Surabaya Bersejarah yang Masih Berdiri hingga Sekarang

14/07/2026 9:48 AM
Jawa Timur

Kabut Tebal dan Udara Kabur Kepung Jawa Timur, Kontras Cuaca Cerah di Madura Picu Sorotan

14/07/2026 8:30 AM

Bahkan, budget film ini dibanderol 3 kali lipat lebih mahal daripada produksi pertamanya. Dikutip langsung dari postingan di Twitter resmi @jokoanwar, apa saja sih totalitas yang telah dikerahkan Joko Anwar di balik pembuatan sekuel Pengabdi Setan ini?

Sebelum itu, konten ini mungkin mengandung spoiler, ya. Pastikan kamu sudah menonton filmnya!

1. Rendam Satu Lantai dengan 150.000 Liter Air

Mungkin banyak dari penonton mengira adegan banjir di lantai satu dalam rusun Pengabdi Setan 2: Communion adalah CGI atau rekayasa teknologi grafis komputer. Nyatanya, Joko Anwar mengerahkan 30 mobil tangki atau setara dengan 150.000 liter air untuk mewujudkan adegan banjir yang terlihat nyata.

Joko Anwar. (Foto: Twitter @jokoanwar/Tugu Jatim)
Adegan banjir yang tercipta dengan 150.000 liter air. (Foto: Twitter @jokoanwar)

“Dibutuhkan 30 mobil tangki air atau sekitar 150.000 liter air untuk menciptakan adegan banjir di lantai 1 rusun Pengabdi Setan 2. (Betul. Airnya bukan CGI),” cuit Joko Anwar di akun Twitter-nya pada Selasa (09/08/2022).

2. Bikin Ratusan Topeng dengan Desain Berbeda-beda

Sedari awal sudah kental dengan sekte pemujaan setan, ternyata di sekuel Pengabdi Setan ini ratusan topeng telah dibuat untuk masing-masing komuni sekte pemuja setan.

Sutradara film “Perempuan Tanah Jahanam” itu turut menjelaskan bahwa ratusan topeng itu dibuat dengan desain berbeda sesuai hierarki mereka masing-masing dalam komuni.

3. Adegan Banjir Syuting di Perairan Asli

Selain adegan banjir di dalam rusun, terdapat juga adegan banjir lainnya, yaitu banjir di luar bangunan. Tidak main-main, Joko Anwar mengungkap adegan ini dilakukan di perairan asli.

Dia mengatakan, rakit khusus juga dibuat demi adegan ini. Sutradara kelahiran Medan ini turut mengungkap adegan banjir di luar bangunan adalah adegan yang sangat rumit.

Joko Anwar. (Foto: Twitter @jokoanwar/Tugu Jatim)
Adegan banjir di luar bangunan yang mengambil lokasi perairan. (Foto: Twitter @jokoanwar)

“Adegan banjir di luar bangunan ini adalah adegan yang sangat rumit karena membutuhkan koordinasi dan timing yang tepat antara equipment, pemain, safety (melibatkan tim SAR),” tulis Joko, sapaan akrabnya di akun Twitter resmi @jokoanwar Selasa (09/08/2022).

4. Musik Diciptakan Khusus Berkonsep “Kepler Effect”

Latar musik yang digunakan dalam film ini memang sukses membuat terngiang-ngiang di kepala penontonnya. Bukan tanpa alasan, latar musik yang digunakan diciptakan khusus sesuai dengan konsep “Kepler Effect”.

Menurut penjelasan Aghi Narottama selaku Music Director yang dikutip dari postingan Joko Anwar, “Kepler Effect” diambil berdasarkan teori ahli astronomi, Johannes Kepler yaitu Kepler’s Law of Planetary Motion.

“Musik PENGABDI SETAN 2 mengambil konsep “Kepler Effect” (dari teori Kepler’s Law of Planetary Motion), di mana suara-suara instrumen musik dan vokal manusia didesain seakan-akan bergerak dan berdistorsi dalam orbit yang melingkar. Konsep ini merepresentasikan kejadian-kejadian mengerikan yang terjadi di cerita ini berputar mengelilingi sebuah energi gelap yang besar sebagai pusatnya,” ungkap sang pembuat musik.

5. Buat Teropong Bintang Baru Mirip Aslinya

Observatorium Bosscha digunakan untuk adegan pertama dalam film, yaitu saat wartawan bernama Budiman dihubungi oleh polisi untuk meliput penemuan mayat-mayat misterius di tempat tersebut. Demi totalitas, Joko Anwar membocorkan bahwa teropong bintang tiruan yang ada di dalam adegan tersebut dibuat sesuai ukuran aslinya.

Joko Anwar. (Foto: Twitter @jokoanwar/Tugu Jatim)
Teropong bintang mockup yang diciptakan khusus untuk pembuatan film. (Foto: Twitter @jokoanwar)

“Teropong bintang mockup yang seukuran aslinya dibangun untuk film Pengabdi Setan 2 agar terlihat otentik. Totalitas demi memberikan yang terbaik untuk penonton,” ujar sutradara berumur 46 tahun itu.

Nah, itu dia 5 fakta totalitas yang di balik pembuatan film Pengabdi Setan 2: Communion yang dijelaskan Joko Anwar. Tonton segera agar tahu lebih jauh tentang sekte pemuja setan misterius dan tidak ketinggalan teror Ibu!

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Fakta pembuatan film horor Pengabdi Setan 2Film Pengabdi SetanJoko AnwarPenayangan film Pengabdi SetanPengabdi SetanPengabdi Setan 2: CommunionPengabdi Setan: CommunionPenggemar film Pengabdi SetanSutradara film horor Joko AnwarSutradara Indonesia Joko Anwar
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Rumah Tua Surabaya

Rumah Tua Surabaya Bersejarah yang Masih Berdiri hingga Sekarang

by Mochamad Abdurrochim
14/07/2026 9:48 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Rumah Tua Surabaya membuktikan kalau hidden gem di Kota Pahlawan nggak melulu soal tempat makan atau spot...

Jawa Timur

Kabut Tebal dan Udara Kabur Kepung Jawa Timur, Kontras Cuaca Cerah di Madura Picu Sorotan

by Mochamad Abdurrochim
14/07/2026 8:30 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (14/07/2026) menunjukkan dominasi kabut dan udara kabur di banyak wilayah, terutama kawasan...

Lumpur Lapindo.

Komisi VII DPR RI Tinjau Luapan Lumpur Lapindo Sidoarjo, Minta Tanggul Segera Diperkuat Lindungi Jalur Nasional

by Dwi Linda
13/07/2026 9:25 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono meninjau lokasi luberan lumpur di kawasan Pusat Pengendalian Lumpur...

Bazar Blitar Djadoel.

6 Ton Gunungan Limbah Sampah Jadi “Oleh-Oleh” Bazar Blitar Djadoel, 40 Dropbox Diabaikan

by Dwi Linda
13/07/2026 8:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Penyelenggaraan Bazar Blitar Djadoel 2026 menyisakan persoalan lingkungan yang serius. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar mencatat,...

Next Post
Jaringan pengedar narkoba. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

21 Anggota Jaringan Pengedar Narkoba Ditangkap Polres Pasuruan, Amankan Sabu dan Ekstasi Senilai Rp350 Juta

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID