• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi aktivitas seseorang duduk santai menerapkan gaya hidup sedentari yang berisiko mengancam kesehatan. (Foto: Pixabay)

Ilustrasi aktivitas seseorang duduk santai menerapkan gaya hidup sedentari yang berisiko mengancam kesehatan. (Foto: Pixabay)

5 Risiko Kesehatan dari Gaya Hidup Sedentari

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in Pendidikan, Tips
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Sedentari merupakan gaya hidup dengan aktivitas fisik yang sedikit. Terlebih di masa pandemi Covid-19, masyarakat dianjurkan untuk “dirumah aja”. Menjadikannya alasan untuk tidak berkegiatan.

Orang-orang yang menjalani gaya hidup sedentari tidak memungkinkan memiliki kesehatan yang optimal karena hanya mengeluarkan sedikit energi. Melansir dari Wonderwall, kurangnya aktivitas fisik dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan. Apa saja?

You might also like

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM
Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

19/07/2026 12:00 PM

1. Penyakit Kardiovaskular

Kurangnya aktivitas fisik memiliki risiko tinggi terhadap penyakit kardiovaskular dan sirkulasi yang buruk, karena otot melemah sehingga kesulitan dalam melakukan sesuatu. Hal ini memungkinkan terjadinya stroke, tekanan darah tinggi, dan serangan jantung.

2. Metabolisme Rendah

Dengan aktivitas sedikit, kalori yang terbakar menjadi lebih rendah sehingga memungkinkan terjadinya obesitas dan kelebihan berat badan, bahkan dapat memicu berbagai penyakit.

3. Risiko Diabetes Tipe 2

Gaya hidup sedentari juga dapat memicu perkembangan diabetes tipe 2. Dengan kurangnya aktivitas, tubuh tidak dapat mengatur jumlah gula yang beredar dalam aliran darah sehingga menyebabkan gangguan pada sistem peredaran darah, saraf, bahkan menurunkan kekebalan tubuh.

4. Penurunan Masa Tulang

Gaya hidup sedentari menimbulkan tulang menjadi lemah dan rapuh atau biasa kita kenal osteoporosis. Dengan demikian risiko cedera dan jatuh kecil sangat memungkinkan karena kurangnya aktivitas fisik. Bahkan dapat menyebabkan nyeri punggung karena terlalu lama duduk.

5. Kesehatan Mental Memburuk

Dapat meningkatkan risiko demensia dan kecemasan bahkan depresi. Hal ini dikarenakan otak tidak diberikan tantangan atau masalah untuk dipecahkan dan bergerak.

Nah setelah membaca beberapa poin di atas, sudah ada bayangan kan terkait dampak buruk perilaku seperti ini? Yuk, kurangi gaya hidup sedentari! Setidaknya lakukanlah aktivitas fisik ringan supaya dapat menghindari risiko di atas, seperti peregangan atau berjalan kaki.

Tags: gaya hidupkesehatanpengembangan diri
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Peneliti UM.

Peneliti UM Kembangkan EL-PBL, Inovasi Pembelajaran IPA Bikin Siswa Lebih Kreatif dan Semangat Belajar

by Dwi Linda
19/07/2026 11:05 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Tim peneliti Universitas Negeri Malang (UM) menghadirkan inovasi pembelajaran berupaya menciptakan suasana belajar IPA yang lebih menyenangkan...

LPPM UM.

LPPM UM Gelar Pelatihan Pembuatan Tepache, Mahasiswa Belajar Olah Limbah Kulit Nanas Jadi Minuman Fungsional

by Dwi Linda
19/07/2026 10:20 AM
0

MALANG, Tugujatim.id - Pusat Kesehatan dan Pangan Lembaga Penelitian dan Pendidikan Kepada Masyarakat Universitas Negeri Malang (LPPM UM) menggelar kegiatan...

Next Post
Ilustrasi makanan protein hewani vs nabati. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Protein Hewani vs Nabati, Mana yang Lebih Baik?

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID