• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi makanan protein hewani vs nabati. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Ilustrasi makanan protein hewani vs nabati. (Foto: Pexels)

Protein Hewani vs Nabati, Mana yang Lebih Baik?

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in Pendidikan, Tips
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Berbicara soal makanan bergizi, pasti Anda sudah tidak asing dengan ungkapan 4 sehat 5 sempurna. Makanan yang kita konsumsi haruslah terdiri atas nasi, lauk pauk, sayuran, buah, dan juga susu. Mengapa demikian? Pada dasarnya kebutuhan harian yang harus kita penuhi di antaranya karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan zat-zat baik lainnya.

Lalu apakah Anda pernah mendengar tentang dua jenis protein? Ya, ada dua jenis protein, yaitu nabati dan hewani. Dilansir dari Hello Sehat, protein merupakan salah satu gizi makro yang dibutuhkan oleh tubuh. Protein berfungsi untuk membangun sel serta jaringan, berperan dalam sistem imun, dan memperbaiki sel yang rusak. Ada kurang lebih 10 ribu jenis protein yang dibutuhkan oleh tubuh. Untuk orang dewasa kebutuhan protein per hari sekitar 62-65 gram untuk laki-laki dan 56-59 gram untuk perempuan.

You might also like

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM
Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM

Ketika masuk ke dalam tubuh, protein tersebut akan dipecah menjadi asam amino. Sebenarnya, tubuh sudah bisa menghasilkan asam amino sendiri, tapi yang dihasilkan adalah asam amino non-esensial, sementara yang dibutuhkan oleh tubuh adalah asam amino esensial.

Asam amino yang ada di protein hewani merupakan asam amino esensial yang lengkap. Strukturnya pun sangat mirip dengan asam amino yang ada di dalam tubuh. Karena itu, sumber protein hewani merupakan sumber asam amino yang pas untuk tubuh. Sementara makanan protein nabati tidak memiliki asam amino esensial yang lengkap seperti protein hewani. Ada beberapa kandungan yang tidak ditemui dalam protein nabati, di antaranya asam amino metionin, isoleusin, lisin, dan lain-lain.

Dapat disimpulkan bahwa nilai penyerapan asam amino yang baik adalah protein hewani. Namun, beberapa sumber protein hewani ternyata memicu penyakit jantung. Daging merah olahan contohnya. Penelitian yang melibatkan 448.568 partisipan menyatakan bahwa daging olahan telah terbukti berhubungan dengan peningkatan risiko kematian dini. Pada penelitian yang lain kepada 34 ribu perempuan membuktikan jika konsumsi daging merah yang terlalu banyak berpeluang lebih tinggi untuk terkena gagal jantung. Namun, sumber protein lain seperti daging ayam tanpa kulit dapat menurunkan risiko terkena berbagai penyakit jantung hingga 27%.

Sama halnya dengan protein hewani, protein nabati juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Orang yang memilih mengonsumsi sayur-sayuran yang mengandung protein memiliki kadar kolesterol yang lebih rendah dibandingkan dengan orang yang jarang mengonsumsi sayur. Berbagai sumber protein nabati seperti kacang merah dan kacang kedelai juga dianggap mampu menurunkan risiko terkena penyakit diabetes mellitus tipe 2, menjaga berat badan, dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Lalu, lebih baik mana antara protein hewani dan protein nabati? Jawabannya adalah keduanya sama baiknya karena sama-sama diperlukan oleh tubuh. Namun, perlu ditekankan bahwa beberapa sumber protein hewani memiliki jumlah lemak yang tinggi yang bisa meningkatkan peluang terkena berbagai penyakit. Jadi, pastikan Anda memilih sumber protein yang tepat dalam jumlah yang seimbang, ya!

Tags: Manfaat proteinProtein hewaniProtein nabati
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

Kucing

Kucing Tiba-Tiba Buang Air Sembarangan? Ini 8 Hal yang Bisa Menjadi Penyebabnya

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 11:00 AM
0

Tugujatim.id - Kucing yang biasanya selalu buang air di litter box terkadang bisa tiba-tiba pipis atau buang air besar di lantai,...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Next Post
Ilustrasi perayaan Idul Adha di Indonesia. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Beginilah Perayaan Idul Adha di 6 Kota di Indonesia!

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID