JOMBANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menyiapkan anggaran miliaran rupiah untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan strategis pada 2026. Perbaikan ruas jalan di Jombang guna meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang, anggaran yang disiapkan sekitar Rp11,16 miliar untuk memperbaiki lima ruas jalan strategis yang tersebar di berbagai kecamatan.
Program ini sudah masuk dalam Proyek Strategis Daerah (PSD) dan menjadi salah satu prioritas utama pembangunan kabupaten tahun ini.
Dari lima proyek yang direncanakan, paket dengan anggaran terbesar berada pada ruas Mojoagung–Mojoduwur yang mencapai Rp2,77 miliar. Jalan ini dinilai vital karena menjadi penghubung kawasan permukiman padat dengan pusat kegiatan ekonomi.
Baca Juga: Swadaya Perbaiki Jalan Rusak di Tuban, Pemuda Dusun Selang Sentil Program Pembangunan
Sementara itu, perbaikan jalan Gebangbunder-Plandaan ditaksir membutuhkan anggaran Rp2,65 miliar, menggunakan konstruksi beton guna menangani kerusakan berat sekaligus memperpanjang umur jalan.
Anggaran yang kurang lebih sama sebesar Rp2,66 miliar juga disiapkan untuk perbaikan ruas jalan Made-Asemgede Ngusikan yang dikerjakan dengan kombinasi rigid pavement dan hotmix serta penguatan struktur di sejumlah titik.
Proyek lainnya adalah ruas jalan Mojolegi-Panglungan Wonosalam dengan anggaran Rp1,90 miliar yang mencakup pelebaran bahu jalan, pelapisan hotmix, dan pembangunan struktur penahan untuk meningkatkan keamanan berkendara.
Terakhir, proyek ruas jalan Cukir-Mojowarno dengan anggaran Rp1,18 miliar yang akan mendapatkan pelapisan hotmix dua lapis, pelebaran bahu jalan, sekaligus pembangunan tembok penahan di titik-titik rawan longsor.
Bukan Sekadar Proyek Tambal Sulam
Kepala Dinas PUPR Jombang Imam Bustomi menegaskan bahwa program perbaikan jalan kali ini bukan sekadar menambal lubang biasa.
“Kami tidak hanya mengejar perbaikan permukaan jalan, tetapi juga memastikan aspek keamanan, ketahanan terhadap kondisi lingkungan, serta efisiensi pemeliharaan jangka panjang,” jelas Imam, Selasa (28/04/2026).
Pemilihan ruas jalan dilakukan melalui kajian teknis lapangan yang cukup mendalam, mempertimbangkan tingkat kerusakan, kepadatan lalu lintas, hingga peran jalan tersebut dalam menopang sektor pertanian, perdagangan, dan industri lokal.
Untuk memastikan ketahanan konstruksi, PUPR Jombang menggunakan kombinasi teknologi hotmix dan rigid pavement (beton), disesuaikan dengan karakteristik beban lalu lintas masing-masing ruas.
Transparansi dan Pengawasan Ketat
Pihaknya memastikan seluruh proyek akan dilaksanakan melalui mekanisme pengadaan yang transparan dengan pengawasan ketat di lapangan mengingat besarnya anggaran yang dikeluarkan.
“Kami berkomitmen menjaga kualitas pekerjaan agar sesuai spesifikasi, sehingga hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas dia.
Dengan kondisi jalan yang lebih baik, dia menambahkan, mobilitas masyarakat akan semakin lancar dan biaya distribusi barang bisa ditekan, sehingga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Anang Panca Kurniawan
Editor: Dwi Lindawati








