• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Salah satu pekerja sedang menyetrika baju di Rumah Padat Karya Surabaya.

Salah satu pekerja sedang menyetrika baju di Rumah Padat Karya Surabaya. (Foto: Dokumen/Kominfo Surabaya)

88,9 Ribu Warga Surabaya Bekerja Melalui Program Padat Karya, Target Beromzet Rp 3 Juta Per Bulan

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Pemerintah Kota Surabaya telah melaksanakan program Padat Karya sejak beberapa lalu untuk warga Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Hingga hari ini tercatat sebanyak 88.958 lebih warga MBR Surabaya yang bekerja melalui program ini.

M Fikser, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya mengatakan, dalam pelaksanaannya peserta program padat karya ini menggunakan aset Pemkot dan kebutuhannya juga disiapkan Pemkot.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

“Kami ada 24 jenis program, ada laundry, cuci mobil, sepeda motor, UMKM dan lain-lainnya. Sementara untuk program padat karya yang sudah diresmikan ada di beberapa kecamatan seperti di Jalan Nias, Tenggilis, Kelurahan Bringin, Kelurahan Sememi, Pakal, Tambak Wedi. Ke depannya diharapkan setiap kecamatan ada, karena aset pemkot kan ada di situ,” kata Fikser, Rabu (22/6/2022).

Dalam sebulan, diharapkan warga MBR ini bisa memperoleh pendapatan sebesar Rp 3 juta.

“Kalau belum Rp 3 juta per bulan, maka OPD dan Lurah akan berinovasi bagaimana caranya agar menambah omzet dan hasil produksi. Ini cara kontrolnya ada di aplikasi, Camat, OPD dan pengampuh punya kewajiban mengecek progressnya,” jelasnya.

Selain program Padat Rumah Karya, dijelaskan oleh Fikser, Pemkot juga punya program e-Peken.

“Nggak harus semuanya Rumah Padat Karya, tinggal bagaimana Camat mengelola warga MBR-nya

Sementara terkait dana yang digunakan untuk meng-cover permodalan usaha MBR ini, Fikser menjelaskan kalau diambulkan dari pos APBD dan menggandeng swasta.

“Seperti apa yang pak wali (Eri Cahyadi) sampaikan, untuk membangun Surabaya ini perlu kerja sama bukan hanya dari pemerintahnya, tapi juga dari masyarakat dan pihak lain (swasta),” pungkasnya.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Kota SurabayaMasyarakat Berpenghasilan RendahPemberdayaan MasyarakatProgram Padat KaryaWarga Miskin Surabaya
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Bela, salah satu pedagang asongan yang ikut partisipasi dalam bakti sosial potong rambut gratis di terminal wisata Tuban.

Tukang Becak dan Pedagang Asongan dapat Layanan Potong Rambut Gratis di Tuban

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID