• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Wali Kota Malang, Sutiaji mendatangi Yayasan Bhakti Luhur, Kota Malang, Rabu (3/3/2021) untuk tinjau penerapan isolasi mandiri. (Foto: Pemkot Malang) tugu jatim

Wali Kota Malang, Sutiaji mendatangi Yayasan Bhakti Luhur, Kota Malang, Rabu (3/3/2021) untuk tinjau penerapan isolasi mandiri. (Foto: Pemkot Malang)

Wali Kota Malang Tinjau Penerapan Isolasi Mandiri di Yayasan Bhakti Luhur

Dilakukan Setelah 170 Penghuni Terpapar Covid-19

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Wali Kota Malang, Sutiaji mendatangi Yayasan Bhakti Luhur, Kota Malang, Rabu (3/3/2021). Kedatangannya tersebut guna memastikan penerapan isolasi mandiri yang dilakukan 170 orang penghuni usai dinyatakan positif swab antigen itu telah sesuai dengan protokol kesehatan.

“Saya memastikan, bahwa ketika melakukan isolasi mandiri, prosedur, sarana, prasarana harus mencukupi,” katanya.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Menurut pria berkacamata itu, pelaksanaan isolasi mandiri Covid-19 yang diterapkan oleh Yayasan Bhakti Luhur, telah memenuhi ketentuan dan protokol kesehatan. Mulai dari ketersediaan lapangan atau ruang terbuka, physical distancing, penyediaan makanan hingga adanya pihak yang bertanggung jawab.

Selanjutnya, Dinas Kesehatan Kota Malang akan kembali melakukan swab antigen terhadap 170 orang tersebut sebagai langkah mitigasi.

Di samping itu, lanjut Wali Kota Malang Sutiaji, penanganan untuk penghuni Yayasan Bhakti Luhur memerlukan penanganan yang sedikit berbeda lantaran banyak dari penghuninya berkebutuhan khusus. Sehingga tidak semuanya dapat dipindahkan ke Rumah Sakit Lapangan Ijen Boulevard.

“Ini memerlukan keahlian tersendiri, seperti harus memapah, menolong pakai kurai roda dan di sini sudah ada pengasuhnya. Pengasuh yang ada di sini lebih mengerti kondisi mereka, namun tetap harus menerapkan protokol Covid-19,” jelas dia

Sampai saat ini, pihaknya belum dapat memastikan awal mula kasus penyebaran Covid-19 di Yayasan Bhakti Luhur tersebut.

Sebab, diketahui lima orang yang sebelumnya menderita gejala flu dan batuk di Yayasan Bhakti Luhur tidak memiliki riwayat bepergian.

“Tadi dijelaskan, anak-anak ini sudah satu tahun tidak pernah keluar. Sekolahnya juga di dalam, pengasuhnya juga demikian,” paparnya

Oleh karena itu, Sutiaji menekankan agar masyarakat lebih waspada dengan Covid-19. Lantaran bisa saja penularan kasus positif di Yayasan Bhakti Luhur ini ditularkan oleh orang-orang yang berbelanja kebutuhan.

Dia mengimbau masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti selalu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak 6M. Ia juga berpesan agar masyarakat bahu mrmbahu menyediakan keperluan logistiknya

“Siapapun yang berkomunikasi di sana, tetap menggunakan protokol Covid-19, termasuk para pengasuhnya. Tentu saya minta pada masyarakat kepeduliannya bahwa ini kan anak bangsa yg harus kita pedulikan, jadi bahu membahu untuk keperluan logistiknya juga,” tandasnya

Diketahui sebelumnya, penghuni Yayasan Bhakti Luhur di Kota Malang positif setelah menjalani swab antigen. Hal tersebut dilakukan untuk melakukan tracing penyebaran Covid-19 di area tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan, di panti tersebut, terdapat sebanyak 500 orang penghuni, termasuk para pengasuh. Dimana dari 500 orang penghuni tersebut, sebanyak 170 orang yang dinyatakan positif.

Hingga saat ini, sebanyak 170 orang penghuni dan pengasuh pada Yayasan Bhakti Luhur tersebut, telah menjalani isolasia mandiri dengan ruang terpisah dan menempati area khusus. (fen/gg)

Swab Test Massal, 170 Warga Panti Bhakti Luhur Malang Positif Covid-19

Tags: corona viruscovid-19Kota MalangMalangSutiajiWali Kota Malang
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Marc Andre Ter Stegen tampak bersemangat saat clean-sheet pada laga leg ke-2 semifinal Copa Del Rey kontra Sevilla. (Foto: Twitter @fcbarcelona_id/Tugu Jatim)

Comeback di Camp Nou, Blaugrana Melangkah ke Final Copa Del Rey

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID