• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar bersama Wakil Kepala Banser Kabupaten Malang, M Mukhlis Mubarak saat pelaporan viideo hoaks penembakan Gus Idris yang dirasa meresahkan masyarakat. (Foto: RAP/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar bersama Wakil Kepala Banser Kabupaten Malang, M Mukhlis Mubarak saat pelaporan viideo hoaks penembakan Gus Idris yang dirasa meresahkan masyarakat. (Foto: RAP/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Banser Malang Adukan Gus Idris ke Polres Malang Terkait Video Hoaks Penembakan

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Gelombang pengaduan terhadap pengasuh Pondok Pesantren Thoriqul Jannah sekaligus Youtuber Idris Al-Marbawi atau dikenal Gus Idris terus berdatangan ke Polres Malang. Setelah sebelumnya pengaduan datang dari Fordamas, Lingga dan LTN PCNU Kabupaten Malang. Kali ini Banser Kabupaten Malang juga ikut melaporkan pria yang akrab disapa Gus Idris ini.

“Saat ini kita sudah menampung sekitar 3 pengaduan atau keberatan terhadap video yang dibuat Gus Idris dan tim. Di mana video tersebut memuat hoaks yang membuat keresahan yang mana menyatakan bahwa Gus Idris ini telah tertembak. Dan ini informasinya rekan-rekan dari Banser akan datang ke Polres Malang yang akan menyampaikan pengaduan terkait Gus Idris,” terang Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar saat dikonfirmasi pada Rabu (10/03/2021) di Mapolres Malang.

You might also like

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

05/06/2026 8:00 PM
Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

05/06/2026 7:21 PM

Sementara itu, Wakil Kepala Banser Kabupaten Malang, M Mukhlis Mubarak, mengatakan pengaduan ini dilakukan jika pihaknya melakukan pelaporan karena Gus Idris sudah merugikan banyak orang.

“Kami dari Banser Kabupaten Malang mengadukan saudara Idris Al-Marbawi terkait konten video penembakan. Dimana saudara Idris Al-Marbawi selama ini sudah banyak melakukan perbuatan yang dalam hal ini merugikan warga Nahdlatul Ulama (NU) maupun warga Kabupaten Malang,” ungkapnya.

“Sehingga dengan adanya video YouTube kemarin kami berharap ini terakhir kalinya Idris Al-Marbawi membuat keresahan,” sambungnya.

Oleh karena itu, Mukhlis berharap agat Polres Malang segera melakukan tindakan hukum. Juga meskipun nantinya Gus Idris sudah meminta maaf, ia berharap proses hukum tetap berjalan.

“Dia melakukan tindakan yang tidak sepantasnya, sehingga kami berharap Polres Malang melakukan tindak lanjut secara hukum,” tegasnya.

“Dan seandainya nanti saudara Idris ini mengakui kesalahannya atau mengakui khilaf dan lainnya, kami berharap proses hukum tetap berjalan. Sehingga bagi siapapun yang ingin berbuat hal yang sama akan berpikir 2 kali,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan jika ini akan menjadi pelaporan terakhir dari Banser Kabupaten Malang terhadap Gus Idris.

“Ini akan menjadi pengaduan terakhir untuk saudara Idris dari kami, dan seluruh proses yang dilakukan Polres Malang ini sepenuhnya kami dukung dan kami apresiasi,” bebernya.

Namun, pihaknya tetap akan mengawasi jalannya proses hukum terhadap ulama asal Ngajum ini.

“Kami akan memantau seberapa jauh saudara Idris ini akan menjalani proses hukum di Polres Malang. Karena, terus terang peristiwa ini sudah menjadi peristiwa nasional,” pungkasnya. (rap/gg)

Tags: Gus IdrishoaksKabupaten MalangMalangpenembakanYoutubeYouTuber
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

by Dwi Linda
05/06/2026 8:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Seorang jemaah haji asal Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia saat tiba di Bandara Internasional Juanda...

Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

by Dwi Linda
05/06/2026 7:21 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Publik heboh dengan beredarnya informasi dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang perwira menengah di lingkungan Polres Blitar....

Desa Bulukerto.

Desa Bulukerto Wakili Kota Batu di Ajang Lomba Desa Se-Jatim, Ini Sederet Potensi dan Keunggulannya!

by Dwi Linda
05/06/2026 7:01 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, terpilih mewakili Kota Batu mengikuti ajang Perlombaan Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur...

Tuban

TNI dan Warga Gotong Royong Bersihkan Pantai Boom Tuban, Sampah Plastik Masih Mendominasi

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 4:48 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Suasana Pantai Boom Tuban tampak berbeda pada Jumat (05/06/2026). Ratusan prajurit Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 932 Sunan...

Next Post
Masriani, penjual pecel lele di Bojonegoro saat menjelaskan kenaikan harga cabai tak mengurangi rasa makanan yang dijualnya. (Foto : Mila Arinda/Tugu Jatim)

Kisah Pedagang Pecel Lele di Bojonegoro, Pertahankan Rasa Meski Harga Cabai Melambung Tinggi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID