• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif menjelaskan soal 170 orang terpapar virus Covid-19 di Panti Bhakti Luhur Malang. (Foto: Azmy/Tugu Jatim)

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang Husnul Muarif. (Foto: Azmy/Tugu Jatim)

95,24 Persen Warga Kota Malang Tercover JKN-KIS

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Komitmen luar biasa di tunjukkan oleh Kota Malang sebagai pionir Cakupan Kesehatan Semesta / Universal Health Coverage (UHC). Pasalnya, sebanyak 95,24 persen warganya sudah tercover JKN-KIS.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif menyampaikan, prasyarat untuk meraih prestasi itu minimal 95 persen warga dari suatu daerah harus menjadi peserta JKN-KIS.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Artinya, Pemerintah Kota Malang secara konsisten terus menerus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui berbagai strategi.

“Sejauh ini, per 1 Maret sudah tercapai 95,24 persen. Dinyatakan UHC apabila minimal 95 persen dari populasi penduduk sudah tercover dengan jaminan kesehatan. Kalau sudah UHC 95 persen, maka yang belum tercover akan ikut terlindungi,” ujarnya

Salah satu yang getol diterapkan, adanya program strategis dan humanis berupa inisiatif penjaminan kesehatan warga yang menunggak iuran BPJS minimal selama 3 (tiga) bulan akan otomatis ditanggung Pemda sesuai Peraturan Wali Kota Malang Nomor 22 Tahun 2020.

Termasuk yang ikut mendongkrak capaian tersebut ialah penguatan sinergitas dengan Pemerintah Kota Malang melalui instansi terkait. Baik Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) dan BPJS Cabang Malang.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Malang, drg. Betty Rosmawati menambahkan hal tersebut seiring dengan upaya pemerintah yang sadar akan pentingnya perlindungan kesehatan bagi warganya, terutama di masa pandemi COVID-19.

Dengan keberhasilan tersebut, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah disediakan oleh pemerintah.

“Misal pelayanan kesehatan dan pembiayaan. Karena dengan adanya UHC sendiri, tentunya masyarakat bisa menerima pelayanan kesehatan dengan biak,” tandasnya. (fen/jaf/gg)

Tags: berita malangBPJSDinkes Kota MalangJKN-KISKota MalangMalangPemkot Malang
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada puncak musim kemarau yang diprediksi BMKG akan dimulai April 2021 dan mencapai puncak pada Agustus 2021. (Foto: Pixabay)

Puncak Musim Kemarau Agustus 2021, BMKG: Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID