• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kondisi truk yang terguling di Jalur Pantura Tuban, tepatnya di Jembatan Kepet, tepatnya jalan Tuban-Surabaya, Dusun Kepet, Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Kondisi truk yang terguling di Jalur Pantura Tuban, tepatnya di Jembatan Kepet, tepatnya jalan Tuban-Surabaya, Dusun Kepet, Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Laka Lantas Sering Terjadi di Jembatan Kepet Tuban, Inilah 4 Fakta Penyebabnya

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Hampir selama awal 2021 hingga hari ini (06/04/2021), kecelakaan lalu lintas (laka lantas) sering terjadi di Jalur Pantura Tuban, tepatnya di Jembatan Kepet, jalan Tuban-Surabaya, Dusun Kepet, Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Rata-rata penyebab dari kecelakaan, yakni sopir yang mengantuk saat melintasi jembatan tersebut. Entah itu memang karena kondisi badannya yang kecapekan atau faktor lainnya.

Dua kejadian terakhir, yakni truk box tronton mengalami kecelakaan di Jembatan Kepet, Selasa dini hari (23/03/2021). Diduga karena kendaraan yang dikemudikan Setyo Mudjiono, warga Desa Rayung, Kecamatan Senori, Tuban, merasa ngantuk berat sehingga truk tak terkendali (out of control).

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Hanya saja, truk mengalami kerusakan. Kerugiannya ditaksir sekitar Rp 10 juta.

Laka lantas lainnya baru saja terjadi (07/04/2021) yang dialami kendaraan dengan jenis yang sama, yakni truk box tronton. Kecelakaan tunggal ini terjadi saat truk box yang dikemudikan oleh Iwan Kurniadi, 28, berpenumpang Puji Kurniawan, 28, warga Desa Kalisalak, Kecamatan Lampung, Kabupaten Batang, Jateng, ini berjalan dari arah Surabaya mengirimkan barang ke Jakarta.

Namun, saat di lokasi kejadian, sopir mengaku sudah dalam kondisi ngantuk berat dan kendaraannya sudah berjalan berjalan zig-zag. Pengemudi merasa ngantuk berat dan tidak mendengar klakson yang beberapa kali dibunyikan oleh kendaraan di belakangnya.

Selanjutnya, truk naik ke pembatas jalan Jembatan Kepet hingga akhirnya terguling ke kiri jalan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian itu.

Meski begitu, ada fakta lain yang berhasil Tugu Jatim kumpulkan mengapa sering terjadi laka di Jembatan Kepet:

1. Kurangnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di Awal Masuk Jembatan Kepet

Menurut keterangan Lilik, warga setempat, pada saat malam hari kondisi pembatas jalan pemisah jembatan dari arah Surabaya–Semarang lumayan gelap. Hal itu mempersulit pengendara untuk melihat kondisi jalan.

2. Tidak Ada Lampu Isyarat

Belum adanya rambu isyarat di sekitar lokasi, membuat kendaraan yang melintasi jembatan kurang hati-hati sehingga dapat membahayakan bagi pengendara.

3. Berdekatan dengan Persimpangan (Pertigaan) Pintu Keluar Desa Genaharjo, Kecamatan Semanding

Lokasi Jembatan Kepet berdekatan dengan pertigaan jalan dari arah Desa Genaharjo. Jadi, masyarakat berharap adanya rambu tersebut untuk meminimalisasi kecelakaan kendaraan.

4. Kecapekan Mengakibatkan Kantuk

Rata-rata penyebab dari kecelakaan yang terjadi di Jembatan Kepet dipengaruhi oleh sopir yang mengantuk. Perjalanan yang jauh harus mereka tempuh sehingga badannya menjadi capek.

Tags: Jembatan KepetKabupaten TubanKasus kecelakaanPenyebab laka lantas
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Bak penampung sampah sementara DLH Kota Batu. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

Tak Penuhi Target, DLH Kota Batu Bakal Kurangi Sampah hingga 24 Persen Tahun 2021

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID