• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
ilustrasi air bersih

Ilustrasi air bersih. (Foto: Pixabay)

Kekurangan Air Bersih di Sumenep: Baru Satu Kecamatan Ajukan Bantuan

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Sumenep  – Kabupaten Sumenep, Jawa Timur kerap kali dilanda krisis kekurangan air bersih pada musim kemarau. Namun, untuk saat ini, dari total 27 kecamatan di Sumenep, baru Kecamatan Batuputih yang mengajukan bantuan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Baru Kecamatan Batuputih yang mengajukan bantuan droping air bersih ke kita. Yang Batuputih itu diperuntukkan kalau tidak salah untuk empat desa,” kata Kepala BPBD Kabupaten Sumenep, Abd Rahman Riadi pada Portal Publik, partner Tugu Jatim Minggu (13/9/2020).

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Baca Juga: Tips dan Cara Efektif Membangun Komunikasi dengan Anak Sejak Usia Dini

Rahman Riadi menyatakan, selama ini BPBD berkoordinasi dengan semua camat untuk mengkoordinir jika terdapat desa yang membutuhkan air tersebut. Tujuannya agar pengajuan ke Pemerintah Daerah bisa dilakukan sekaligus.

“Pengajuan air bersih kita serahkan ke Pak Bupati. Jadi kalau tidak sekaligus tidak enak juga kita. Jadi kita menunggu yang lain agar pengajuannya bisa langsung satu kali,” paparnya.

Ia mengaku, sekarang pengajuan yang masih ditunggu ialah dari Kecamatan Pasongsongan karena daerah tersebut masuk dalam kategori kering kritis.

“Sebenarnya yang kita tunggu itu dari Kecamatan Pasongsongan. Disana seperti Desa Montorna, Desa Prancak misalnya,” ungkap Rahman Riadi.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Drama Saeguk, Drama Korea Berlatar Belakang Kerajaan

Pada musim kemarau tahun ini BPBD Kabupaten Sumenep sebelumnya telah melakukan pemetaan daerah rawan kekeringan dan krisis air bersih. Hasil pemetaan, terdapat 32 desa dengan tersebar pada 10 kecamatan rawan mengalami kekeringan, (Yd/Hem/Fa).

 

Sumber: Portal Publik

Tags: air bersihKabupaten SumenepkekeringanMaduraSumenep
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Indomie, mi intan terenak sedunia

Kamu Tahu Ga? Indomie Itu Dinobatkan Sebagai Mie Terenak Sedunia, Lho!

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID