SURABAYA, Tugujatim.id – Salah satu perusahaan rental mobil mewah Wahyu Trans Mobil di Surabaya siap mengirim unit Alphard ke Ibu Kota Nusantara (IKN) asal dibayar penuh di depan. Harga sewa mobil Alphard mulai Rp15 unit per hari.
Pemilik rental mobil mewah di Surabaya, Heri Sutikno mengaku mendapat pesanan lima unit Alphard dan lima unit Fortuner dari Asperda Kalimantan Timur untuk persiapan Upacara Proklamasi HUT RI ke-79 di IKN.
“Sudah ditelepon Asperda dari sebulan lalu. Tapi sampai sekarang nggak ada konfirmasi lagi. Padahal harusnya kalau jadi diberangkatkan Sabtu atau Minggu besok dari Tanjung Perak Surabaya,” kata Heri, Jumat (09/08/2024).
Baca Juga: Dilanda Musim Kemarau, 19 Desa di Tuban Terdampak Krisis Air Bersih
Harga sewa satu unit Alphard per harinya dipatok dari Surabaya sebesar Rp15 juta. Sementara untuk unit Fortuner seharga Rp7,5 juta. Harga tersebut belum termasuk biaya pengiriman kapal yang mencapai Rp13 juta dan biaya vendor.
Heri pun mengaku enggan memberangkatkan unit mobil mewah sewaannya jika tidak dibayar penuh di awal untuk mengurangi risiko kerugian.
“Ombak di laut itu tidak menentu jadi goyang-goyang. Kalau mobilnya waktu di kapal geser ke samping itu bisa kegores. Kalau ke depan belakang sih aman karena ada rem. Jadi saya nggak mau memberangkatkan kalau nggak dibayar penuh di awal,” jelasnya.
Baca Juga: Inflasi Juli 2024 di Kabupaten Mojokerto, Cabai Rawit Jadi Penyumbang Terbesar
Sebelumnya, beredar kabar jika harga sewa unit Alphard menuju IKN sebagian besar dikirim dari Jawa dengan biaya sewa Rp25 juta per unit. Informasi ini menuai banyak reaksi dari publik. Sebab, total unit mobil mewah yang disewa pemerintah diduga mencapai 1.000 unit.
Selain itu, 70 bus juga telah diberangkatkan oleh GSN Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sejak Rabu (07/08/2024). Puluhan bus tersebut digunakan untuk alat transportasi 1.400 undangan upacara Proklamasi HUT RI ke-79 di IKN.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Izzatun Najibah
Editor: Dwi Lindawati








