• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
KH Ali Manshur Shiddiq

Ahmad Syakir Ali, ahli waris dari (Alm) KH Ali Manshur Shiddiq menerima plakat tanda kehormatan dari Presiden Jokowi, Rabu (14/08/2024).

Pencipta Sholawat Badar KH Ali Manshur Shiddiq Terima Anugerah Tanda Kehormatan dari Presiden Joko Widodo

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 years ago
in News, Sastra & Budaya
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, Tugujatim.id – Pencipta Sholawat Badar, (Alm) KH Ali Manshur Shiddiq menerima Anugerah Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma dari Presiden Joko Widodo.

Bintang Budaya Parama Dharma adalah tanda kehormatan yang diberikan kepada Warga Negara Indonesia yang telah menyumbangkan nilai-nilai luhur sebagai darma baktinya dalam bidang kebudayaan.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

KH Ali Manshur Shiddiq adalah sosok ulama kharismatik asal Jawa Timur, dikenal atas jasanya dalam menciptakan Sholawat Badar. Kala itu, Sholawat Badar merupakan alat perjuangan untuk mencegah menguatnya paham komunisme di tengah berkembangluasnya lagu Genjer-Genjer yang berafiliasi dengan Partai Komunis Indonesia (PKI).

kh_ahmad_shidiq 1
Presiden Joko Widodo Menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma di Istana Negara, pada Rabu (14/8).

Sholawat Badar juga telah ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI) dari Provinsi Jawa Timur pada tahun 2022. Selain sering dilantunkan dalam berbagai ritual keagamaan di tengah kehidupan masyarakat muslim, khususnya NU, Sholawat Badar juga memiliki fungsi kultural yaitu sebagai salah satu basis pandangan dunia dalam mempersepsi dan memaknai konsep ketuhanan serta laku kehidupan.

“Tentu terharu, tidak pernah terpikirkan bahwa beliau (KH.Ali Manshur Shiddiq) akan mendapatkan tanda kehormatan dari Presiden,” ungkap Ahmad Syakir Ali, ahli waris dari (Alm) KH Ali Manshur Shiddiq usai menerima tanda kehormatan dari Presiden Jokowi di Istana Negara, pada Rabu (14/08/2024).

BACA JUGA: Penyair Indonesia Joko Pinurbo Tutup Usia, Rekomendasi 5 Buku Puisi Karyanya

“Beliau adalah sosok yang sangat sederhana. Suka menulis, ulet dan gigih yang memberikan banyak inspirasi bagi banyak orang,” lanjutnya.

Presiden Joko Widodo juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma kepada (Alm) Djauhar Zaharsyah Fahrudin Roesli (Harry Roesli) yang dikenal dengan julukan Si Bengal dari Bandung. Almarhum merupakan sosok seniman nyentrik yang telah melahirkan banyak karya fenomenal dalam jagat musik Indonesia.

Harry Roesli
Kania Handiman Roesli, ahli waris sekaligus istri mendiang (Alm) Harry Roesli.

Selain kemampuannya meracik lirik yang sarat kritik sosial, juga dikenal atas kepeduliannya terhadap keberadaan kaum marginal seperti anak-anak dan pengamen jalanan, yang membuat hatinya tergerak untuk menciptakan wadah komunitas kreatif sebagai ruang berekspresi, berdiskusi dan berkarya di bidang seni musik. Langkah Harry Roesli tersebut sebagau upayanya agar para seniman jalanan mendapatkan pengakuan dan bahkan hidup layak di tengah masyarakat.

Atas dasar itulah Depot Kreasi Seni Bandung (DKSB) didirikan pada tahun 1981 di kediamannya, yang selalu ramai dengan aktivitas berkesenian oleh berbagai generasi dan lapisan masyarakat. Harry juga menginisiasi pendirian jurusan pendidikan seni musik di IKIP Bandung (UPI Bandung) pada tahun 1982 dan jurusan seni musik di Fakultas Ilmu Seni dan Sastra Universitas Pasundan pada tahun 1999.

“Bangga dan terharu, saya rasa ini adalah salah satu pencapaian terbesar dari segala perjuangan seorang Harry Roesli selama 35 tahun berkarya. Pengakuan negara atas karya-karyanya, tidak pernah saya duga akan kami terima,” ujar Kania Handiman Roesli, ahli waris sekaligus istri mendiang (Alm) Harry Roesli.

BACA JUGA: Raden Ajeng Kartini: Menelisik Pemikiran Wanita Bangsawan Jawa, Emansipasi Perempuan

“Semenjak 20 tahun lalu dia tiada, saya dan anak-anak berjuang agar karyanya tetap dihargai dan tidak hilang dimakan waktu,” tambah Kania.

Kedua penerima tanda kehormatan tersebut diusulkan kepada Presiden oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam hal ini Direktorat Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan melalui program Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI). Para ahli waris bertekad untuk meneruskan ‘warisan’ dan amanat dari perjuangan almarhum sampai kepada generasi berikutnya.

Harry Roesli1
Presiden Joko Widodo juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma kepada (Alm) Djauhar Zaharsyah Fahrudin Roesli (Harry Roesli) yang dikenal dengan julukan Si Bengal dari Bandung.

“Pemberian tanda kehormatan ini merupakan wujud apresiasi tertinggi pemerintah kepada para budayawan yang memiliki dampak besar bagi ekosistem kebudayaan Indonesia. Sekaligus menjadi bentuk nyata dari pengakuan negara terhadap dedikasi mereka dalam melestarikan dan memajukan warisan budaya bangsa,” ungkap Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayaan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/08/2024).

Setiap tahun, Kemendikbudristek melalui program Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) memberikan penghargaan kepada para budayawan dan pelaku budaya yang berjasa dan berkontribusi dalam memajukan kebudayaan Indonesia. Sejak tahun 2012, konsisten memberikan apresiasi kepada tokoh-tokoh yang berjasa dan berkontribusi dalam upaya pemajuan kebudayaan Indonesia.

BACA JUGA: Usia Ratusan Tahun, Masjid Agung Darussalam Mojokerto Pertahankan Bagian Bernilai Sejarah

Selain memproses pengusulan calon penerima Tanda Kehormatan dari Presiden, terdapat sejumlah kategori penghargaan dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, dalam program AKI 2024 yaitu kategori Maestro Seni Tradisi, Pelestari, Pelopor dan atau Pembaru, Anak, Media, serta Lembaga dan Perorangan Asing. Pemberian penghargaan kepada seluruh penerima AKI 2024 rencananya akan dilaksanakan pada 17 September 2024 di Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: AKIAnugerah Kebudayaan IndonesiaBintang Budaya Parama DharmaIstana NegaraKemendikbudristek
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
mahasiswa difabel

Universitas Brawijaya Terima 19 Mahasiswa Difabel

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID