MALANG, Tugujatim.id – Politeknik Negeri Malang (Polinema) menggelar Expo Competitive Fund “Sinergi Perguruan Tinggi dan Industri melalui Teaching Factory” di Gedung Graha Politeknik Negeri Malang, Rabu (28/08/2024). Acara Polinema yang dihadiri oleh siswa SMA dan SMK se-Kota Malang ini memamerkan produk-produk inovatif hasil karya mahasiswa dan dosen.
Expo Competitive Fund Polinema ini bertujuan untuk memperkenalkan produk inovatif kepada masyarakat luas dan juga dapat menghasilkan tenaga kerja yang terampil yang siap untuk kerja di dunia industri.
“Politeknik Negeri Malang menyiapkan mahasiswa agar bisa menjadi sumber daya manusia yang memiliki kualitas yang tinggi, memiliki kompetensi, memiliki keahlian dan modal dalam bentuk skill dan soft skill sebagai agen-agen pembangunan, sebagai sumber daya pembangunan bangsa,” ungkap Direktur Polinema Supriatna Adhisuwignjo ST MT.

Melalui program Teaching Factory, dia mengatakan, mahasiswa dan dosen di Polinema telah menciptakan berbagai produk inovatif yang dikembangkan melalui skripsi dan skema penelitian. Dia melanjutkan, ada 7 TEFA dari tiap jurusan di Polinema yang memiliki produk berbeda. Di antaranya, jurusan teknik elektro yang menghasilkan karya “Portable Power Supply”, jurusan akuntansi dengan karya penyendap rasa alami “Savorsea”, dan jurusan administrasi niaga dengan hasil karya D4KOBI News.
Selain itu, ada TEFA Collaboration yang merupakan kerja sama antara jurusan teknik elektro, teknik mesin, jurusan akuntansi, dan jurusan administrasi niaga untuk menciptakan satu produk berbasis Energi Terbarukan yang diberi nama “Sun Beam Innovation, from The Sun to Your Heart”.

Untuk menghasilkan mahasiswa yang siap untuk bekerja di dunia industri, Polinema menggandeng mitra-mitra dari berbagai industri dan media.
“Polinema aktif menjalin kerja sama dengan berbagai mitra melalui berbagai saluran dan jaringan yang tersedia. Untuk mitra lama, kami menjaga hubungan dengan mengirim mahasiswa untuk magang dan mengundang mereka sebagai narasumber dalam talkshow,” jelas Wakil Direktur IV Prof Ratih Indri.
Acara expo ini juga sebagai momen serah terima secara formal hasil tugas akhir karya mahasiswa kepada industri dan masyarakat yang mendapatkan manfaat dari karya yang telah dihasilkan. Ke depannya, Ratih mengatakan, Polinema akan mengadakan expo serupa dengan konsep yang sama tapi mengusung tema yang berbeda.

“Dengan diselenggarakannya expo ini, semoga dapat berdampak positif ke citra Polinema sehingga semakin dikenal oleh masyarakat. Kami juga berharap acara ini dapat menarik lebih banyak calon mahasiswa untuk memilih Polinema karena kami memiliki keunggulan yaitu kurikulum berbasis teknologi tepat guna,” jelas Ratih.
Di akhir acara, Polinema juga memberikan apresiasi kepada para mitra yang sudah bekerja sama selama ini. Salah satunya Tugu Jatim ID mendapatkan kesempatan untuk menerima apresiasi bersama mitra lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Ludea Sindy
Editor: Dwi Lindawati








