• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Lapor Mas Wapres.

Petani sekaligus Ketua Asosiasi Petani Pangan Indonesia (APPI) Jumantoro saat mengadu melalui layanan Lapor Mas Wapres. (Foto: Jumantoro for Tugujatim.id)

Layanan Lapor Mas Wapres Dibuka: Petani di Jember Berangkat ke Istana Gibran Rakabuming Raka, Ada Apa?

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Pasca layanan aduan Lapor Mas Wapres dibuka, seorang petani di Jember berangkat ke Istana Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, di Jakarta, Selasa (12/11/2024). Petani sekaligus Ketua Asosiasi Petani Pangan Indonesia (APPI) Jumantoro mengaku berangkat seorang diri menggunakan transportasi umum dan sampai di Jakarta pada Rabu (13/11/2024).

Adapun maksud Jumantoro ke Istana Wapres untuk menyampaikan berbagai keluhan yang dihadapi para petani. Sayang seribu sayang, niatnya untuk menyalurkan pendapat itu harus kandas usai terkendala sistem yang dinilai ruwet.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Baca Juga: Perajin Rantang Ikan di Desa Mlokorejo Jember: Pindang dan Bambu Jadi Sumber Penghidupan

“Ternyata ruwet. Pakai aplikasi itu centang satu, makanya saya berangkat ke Jakarta,” ujar Jumantoro saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Sabtu (16/11/2024).

Jumantoro menjelaskan, upayanya tersebut untuk mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto terkait swasembada pangan. Di mana, posisinya sebagai ketua APPI memiliki tanggung jawab menyukseskan program tersebut.

“Sehingga (program swasembada pangan, Red) tidak sekadar apa-apa, jadi menteri tidak asal ceplos, tidak asal statement, melihat kondisi yang ada di lapangan,” jelas Jumantoro.

Terkait rumitnya sistem aduan Lapor Mas Wapres, Jumantoro menceritakan, di hari pertama tiba di Jakarta, dirinya langsung bergegas menuju tempat laporan. Tapi, keberuntungan tidak berpihak, karena kuota laporan telah habis.

Petani Jember di Lapor Mas Wapres.
Petani Jember Jumantoro saat diwawancarai saat hendak mengadu melalui layanan Lapor Mas Wapres. (Foto: Jumantoro for Tugujatim.id)

“Besoknya lagi, saya ke sana lagi, ternyata kuotanya juga habis. Alasannya seperti itu karena kuota hanya dibatasi sebanyak 60-65 orang. Ternyata yang antre sejak jam lima pagi, saya nggak kebagian sudah,” terang Jumantoro.

Menurut dia, warga yang melapor melalui aduan Lapor Mas Wapres bermacam-macam, mulai dari persoalan pribadi hingga kepentingan masyarakat umum, seperti dirinya.

“Ini yang banyak masalah tanah, hukum, masalah laporan polisi yang tidak ditanggapi, tapi yang permasalahan pertanian tidak ada, hanya saya,” paparnya.

Usai gagal membawa aspirasi para petani melalui Lapor Mas Wapres, Jumantoro akhirnya menuju Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra.

“Ternyata di sana juga tidak ada orang, waduh bahaya Indonesia Raya ini,” katanya.

Baca Juga: Motif Sakit Hati Diejek Pengangguran dan Penyakitan, Pria di Surabaya Bacok Adik Kandung hingga Tewas

Kendati demikian, Jumantoro akhirnya menemui Pupuk Indonesia yang akan berjanji meneruskan apa yang dia sampaikan ke pemerintah. Selain itu, dia juga melakukan komunikasi bersama komisi enam DPR RI.

“Saya sampaikan apa-apa keluhannya, termasuk bagaimana pupuk subsidi harus dikembalikan, distribusi yang baik-baik jangan diganti-ganti, kembalikan peran dan fungsi Bulog kembali sebagai lembaga penyangga pangan, yang terakhir adalah jaminan harga bagi petani,” jelasnya.

Selain itu, Jumantoro menginginkan adanya ketegasan pemerintah untuk menindaklanjuti pembangunan perumahan di lahan-lahan produktif. Sehingga, berbicara tentang kedaulatan pangan, harus dipikirkan dari hulu ke hilir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: berita jember hari iniJember hari iniLapor Mas Wapres di JakartaLayanan Lapor Mas WapresPetani Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Bus pariwisata.

Jelang Natal dan Tahun Baru, Kelayakan Bus Pariwisata di Mojokerto Diperiksa

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID