• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi rupiah dan insentif. Pemkab Nganjuk berjanji akan segera membayar uang insentif nakes yang sebelumnya tertunggak. (Foto: Pixabay) tugu jatim

Ilustrasi rupiah dan insentif. Pemkab Nganjuk berjanji akan segera membayar uang insentif nakes yang sebelumnya tertunggak. (Foto: Pixabay)

Pemkab Nganjuk Janji Segera Bayar Uang Tunggakan Insentif Nakes Sebesar Rp 33 M

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

NGANJUK, Tugujatim.id – Kegaduhan keterlambatan pembayaran insentif tenaga kesehatan (nakes) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk semakin terang. Pemkab Nganjuk kini tengah menyiapkan dana sebesar Rp 33 miliar untuk membayar insentif tersebut. Dana segar itu akan dibayarkan dua tahap, yakni untuk membayar kekurangan insentif September sampai Desember 2020. Kemudian dilanjutkan Januari – Juli 2021.

Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menerangkan bahwa dalam pekan depan diharapkan dana tersebut segera bisa dicairkan dan segera didistribusikan kepada ratusan nakes.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

“Sudah tinggal pencairan saja, jadi kami langsung tindaklanjuti sesuai dengan regulasi dari kementerian,” kata Marhaen, Minggu (1/8/2021) di Puskesmas Sukomoro, Nganjuk.

Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi. (Foto: Rino Hayyu/Tugu Jatim)
Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi. (Foto: Rino Hayyu/Tugu Jatim)

Prosesnya, kata Marhaen, minggu lalu pihaknya sudah melakukan pengajuan keterlambatan dana insetif untuk September – Desember 2020 sebesar Rp 9 M. Marhaen mengaku akan melunasi Rp 23 miliar, setelah pembayaran tahap pertama selesai.

“Yang jelas kami sisanya nanti 2021 segera menyusul,” tegas Marhaen.

Ditanya tentang dugaan potongan dana insentif, Marhaen mengelaknya. Dikarenakan, keuangan tersebut harus menyesuaikan dengan ketentuan menteri kesehatan.

Jadi, imbuh Marhaen, regulasi dari pemerintah pusat hanya dijelaskan maksimal insentif harus dicek persentase dari kinerja dan jumlah pasien yang dirawat nakes. Sehingga, Pemkab Nganjuk masih melakukan perekapan data tersebut. Agar uang insentif yang dikeluarkan Pemkab Nganjuk sesuai dengan kinerja tersebut.

Ia mengakui dalam keputusan bupati lama, Novi Rahman, nakes hanya mendapatkan 10 persen dari angka insentif maksimal yang ditentukan kementerian kesehatan. Dikarenakan, hal tersebut disesuai dengan kekuatan anggaran daerah masing-masing.

Tags: berita Nganjukberita Nganjuk hari iniKabupaten NganjukNganjukPemkab Nganjuk
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Panglima TNI Hadi Tjahjanto disambut Plt. Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi ketika meninjau simulasi tracing nakes di Nganjuk, Minggu (1/8/2021). (Foto: Rino Hayyu/Tugu Jatim)

Panglima TNI Cek Simulasi Tracing Nakes, Babinsa dan Bhabinkamtibmas di Nganjuk

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID