SURABAYA, Tugujatim.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya menyoroti kasus viralnya video Camat Asemrowo yang diduga menyembunyikan perempuan di kolong meja kerja.
Anggota Komisi A DPRD Surabaya Muhammad Syafiuddin Zuhri mewanti-wanti terkait kinerja pejabat publik pemerintah kota (pemkot) untuk lebih responsif. Mulai dari lurah hingga camat diminta untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat supaya kasus dugaan Camat Asemrowo tidak terulang.
“Supaya tidak terjadi lagi, ayo lebih responsif ke masyarakat yang ingin konsultasi,” katanya pada Kamis (09/01/2025).
Selain menyoroti kinerja pejabat publik, pria yang akrab disapa Udin tersebut, juga meminta agar mengedepankan sisi humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Sampaikan dengan cara yang bagus. Camat tidak boleh mengabaikan masyarakat individu maupun organisasi supaya tidak terjadi misinformasi,” terangnya.
Politikus Fraksi Demokrat DPRD Surabaya ini meminta agar Bangkesbangpol Surabaya untuk mengajak berkomunikasi dengan seluruh organisasi masyarakat secara rutin.
“Minimal tiga bulan sekali mengadakan pertemuan dan Komisi A DPRD Surabaya bisa hadir sehingga tidak terjadi lagi ada kesalahpahaman,” bebernya.
Sebagai informasi, belakangan viral sebuah video yang menunjukkan ruang kerja kantor Camat Asemrowo Muhammad Khusnul Amin yang digeruduk ormas. Diduga, Khusnul Amin menyembunyikan seorang perempuan yang merupakan stafnya di bawah kolong mejanya. Sementara satu staf lainnya bersembunyi di belakang pintu.
Kejadian ini dibantah oleh ketiganya. Mereka menegaskan jika tuduhan tersebut tidak benar. Dan Khusnul Amin berencana melaporkan kasus ini ke Polda Jatim pada Jumat (10/01/2025). (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Dwi Lindawati








