TUBAN, Tugujatim.id – Kuota balik mudik gratis Pemkab Tuban ke Jakarta ludes dalam sehari. Minat warga Tuban mengikuti program balik mudik gratis sangat tinggi. Hanya dalam waktu sehari sejak dibuka, kuota bus untuk rute Tuban–Jakarta langsung penuh.
Program ini dijadwalkan berangkat pada 5 April 2025 dari Kantor Pemkab Tuban. Pemerintah telah menyiapkan tiga bus khusus untuk rute Tuban–Jakarta, ditambah satu bus bantuan dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur. Selain itu, ada satu bus lain yang akan melayani pemudik dengan tujuan Tuban–Surabaya–Malang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban, Bambang Irawan, mengungkapkan bahwa program balik mudik ini mendapat respons luar biasa dari masyarakat. Antusiasme tinggi ini membuat kuota rute ke Jakarta langsung habis dalam sehari.
BACA JUGA: Residivis Arisan Bodong di Jember Tipu Lagi Modus Sembako Murah dan Tabungan Hari Raya
“Pendaftaran baru dibuka, tetapi langsung penuh. Ini menunjukkan betapa tingginya kebutuhan masyarakat akan transportasi gratis untuk kembali ke perantauan setelah lebaran,” ujarnya.
Selain transportasi gratis, para peserta juga akan mendapatkan fasilitas makan, minum, dan snack selama perjalanan, sehingga perjalanan mereka lebih nyaman.
Pendaftaran dilakukan secara daring, dengan setiap akun hanya bisa mendaftarkan maksimal tiga anggota keluarga. Namun, ada syarat penting yang harus dipenuhi, yaitu peserta wajib memiliki dokumen kependudukan yang sah, seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK).
Setelah mendaftar, peserta diberi waktu maksimal tiga hari (H+3) untuk melakukan registrasi ulang atau validasi di Kantor Bidang LLAJ DLHP Kabupaten Tuban. Proses validasi ini hanya bisa dilakukan pada hari kerja, yakni Senin hingga Jumat, pukul 08.00–11.00 WIB.
BACA JUGA: Puluhan Armada Angkutan di Mojokerto Uji Kir Mati Terjaring Razia
Jika peserta tidak melakukan validasi dalam waktu yang ditentukan, maka pendaftarannya otomatis dibatalkan. NIK yang sudah digunakan akan diblokir oleh sistem sehingga tidak bisa didaftarkan ulang. “Untuk menghindari pembatalan, kami imbau peserta segera melakukan validasi ulang setelah mendaftar,” tambah Bambang.
Agar perjalanan berjalan lancar, peserta diwajibkan datang minimal satu jam sebelum jadwal keberangkatan. Hal ini untuk memastikan proses pemeriksaan dan penyesuaian kursi berjalan tertib.
Pemkab Tuban berharap program ini dapat membantu masyarakat yang ingin kembali ke perantauan tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko







