MOJOKERTO, Tugujatim.id – Pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang tidak utuh masih dijumpai di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Hal ini terlihat dari demo yang dilakukan buruh PT Pabrik Kertas Indonesia (Pakerin) di Bangun, Pungging, Kabupaten Mojokerto. Buruh PT Pakerin menuntut haknya dibayar utuh serta tidak dicicil oleh pihak perusahaan.
Sebelumnya, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ketenagakerjaan telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan nomor M/2/HK.04.00/III/2025 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja. Surat tersebut menegaskan bahwa pencairan THR yang dimaksud wajib dibayar secara penuh atau tidak dicicil dengan tenggat waktu H-7 Hari Raya Idul Fitri 2025.
Baca Juga: THR Tak Dibayar Penuh, Buruh PT Pakerin Mojokerto Nyambi Ojol
Salah satu buruh PT Pakerin yakni W menjelaskan, THR tahun ini tak juga dibayar hingga H-7 Lebaran. Padahal, aturan pencairan THR sudah diumumkan melalui berbagai media massa.
“Kan kalau sudah ada pengumuman begitu, hak kami segera dibayarkan. Kami juga sudah melakukan kewajiban untuk bekerja, jadi wajar kami menuntut hak agar dibayar,” ujarnya, Jumat (28/03/2025).
Ratusan Buruh Aksi Mogok Kerja
Dari informasi yang diterima, demo penuntutan pembayaran THR dilakukan buruh PT Pakerin sejak Selasa (25/03/2025). Ratusan buruh melakukan aksi mogok kerja sembari menggeruduk kantor personalia. Di sela aksi mogok kerja tersebut, perwakilan buruh bertemu dengan perwakilan perusahaan.
“Dijanjikan Selasa (25/03/2025) itu ditransfer (THR), ternyata tidak. Perusahaan hanya berjanji membayar THR sebesar 10% dan sisanya dicicil selama empat bulan, gaji Maret 2025 dibayar penuh,” sambung W.
Tak pelak, buruh masih tidak menerima keputusan tersebut. Bahkan, aksi mogok kerja berlanjut pada Rabu (26/03/2025). Buruh masih menuntut hak THR dibayar penuh.
“Kalau dibayar cuma 10% ya kami ngenes. Lebaran juga sudah dekat, banyak kebutuhan juga,” tambah buruh lainnya yang tidak ingin disebutkan namanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








