• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Anak-anak berkebutuhan khusus harus beradaptasi keras dalam belajar dimasa pandemi/tugu jatim

Anak-anak berkebutuhan khusus harus beradaptasi keras dalam belajar dimasa pandemi. (Foto: SC Youtube @GTK Dikdas Kemdikbud RI)

Alami Slow Learner, Pendidikan Inklusi Diminta Sesuaikan Kebutuhan di Lapangan

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Sekolah inklusi merupakan tempat untuk mendidik anak-anak berkebutuhan khusus dan anak-anak normal dalam satu tempat. Berbeda dengan SLB (Sekolah Luar Biasa) yang memang dirancang khusus untuk anak-anak spesial.

Layaknya sekolah reguler, tempat belajar ini juga menyediakan layanan pembelajaran jarak jauh akibat pandemi Covid-19. Guru-guru tidak hanya memberikan tugas pada anak didiknya, mereka juga memberi ‘pelajaran bermakna’ di jam pelajaran yang telah ditentukan.

You might also like

Jatim

Dindik Jatim Tegaskan Kepala Sekolah Dilarang Terima Titipan Siswa pada SPMB 2026

03/06/2026 3:53 PM
LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

03/06/2026 3:16 PM

Anak-anak ‘spesial’ tersebut membutuhkan pendidikan yang spesial juga sesuai dengan kebutuhan yang disandang. Di Banyuwangi, 60 dari 100 persen siswa berkebutuhan khusus menderita slow learner. Yaitu proses belajar yang lambat karena pandemi. Ini adalah tantangan terbesar para pendidiknya.

Problem yang dialami saat PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) oleh siswa spesial hampir sama dengan anak-anak di sekolah lainnya seperti jaringan internet, media komunikasi, dan penyampaian materi.

Setiap mereka membutuhkan pengawasan ketat dari orangtua demi menjaga kelancaran proses belajar dan komunikasi. Perbedaan kemampuan dalam menyampaikan materi oleh pendamping akan sangat mempengaruhi pemahaman anak didik.

Beruntung, Kemenndikbudristek (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi) mengeluarkan SE (Surat Edaran) pandemi Covid-19 tahun 2020. Didalamnya dinyatakan bahwa seluruh capaian kurikulum tidak perlu dituntas habiskan.

Pengajar perlu memfokuskan pengajaran dalam menumbuhkan life skill (kecakapan hidup). RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) juga telah direvisi menyesuaikan dengan lingkungan, hambatan, serta media yang kontekstual.

“Tentu pembelajaran berkualitas ini tidak hanya sekedar pembelajaran, yaitu ‘pembelajaran bermakna’, yang bermaksud adalah mendapatkan kompetensi baru berupa, informasi, wawasan, pengetahuan, keterampilan,” papar Lilik Subekti dalam seri webinar guru belajar bersama Kemdikbudristek sebagaimana dilansir dari YouTube GTK Dikdas Kemdikbud RI (28/08/2020).

Anak-anak juga dimintai hasil belajarnya untuk dilaporkan kepada pengajar. Agar guru tetap bisa mengontrol dari jarak jauh.

Para guru pendamping khusus selalu mengawasi perkembangan anak-anak dan mendukung terus hal baru yang mereka sukai. “Kami terus berkomunikasi supaya anak-anak mendapatkan pelayanan yang maksimal,” jelas Lilik dalam presentasinya tersebut.

Tags: pendidikanPendidikan Anak SpesialPendidikan InklusiPendidikan Jarak JauhSLB
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Jatim

Dindik Jatim Tegaskan Kepala Sekolah Dilarang Terima Titipan Siswa pada SPMB 2026

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 3:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim menegaskan seluruh kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB negeri di wilayah setempat dilarang...

LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

by Dwi Linda
03/06/2026 3:16 PM
0

MALANG, Tugujatim.id — Pusat Sains dan Rekayasa (PSR) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri...

Pelanggaran Etik Sosial

Pelanggaran Etika Sosial Masih Marak, Tempat Umum dan Medsos Jadi Lokasi Dominan

by Mochamad Abdurrochim
02/06/2026 8:10 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pelanggaran etika sosial masih kerap ditemukan di tengah masyarakat. Tempat umum dan media sosial disebut menjadi lokasi...

Net Zero Campus.

Perkuat Transformasi, UM Inisiasi Kerja Sama Net Zero Campus dengan Climateworks Centre Monash University

by Dwi Linda
30/05/2026 11:19 AM
0

MALANG, Tugujatim.id - Universitas Negeri Malang (UM) menginisiasi kerja sama dengan program Net Zero Campus dari Climateworks Centre, Monash University,...

Next Post
Menguak asal usul nama Indonesia/tugu jatim

Asal Usul Nama Indonesia, Orang Ini Penemunya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID