TUBAN, Tugujatim.id – Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, resmi ditunjuk sebagai salah satu dari delapan lokasi percontohan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI.
Penetapan Desa Rengel Tuban jadi percontohan dilakukan saat soft launching nasional di Kelurahan Srimulyo, Bantul, DIY, Minggu (15/06/2025). Program ini diluncurkan untuk memperkuat ekonomi desa lewat jaringan koperasi berbasis gotong royong.
Baca Juga: DPRD Jember Soroti Transparansi Anggaran Sosialisasi Koperasi Merah Putih
Penunjukan Desa Rengel Tuban menjadi titik percontohan nasional karena dinilai sudah memiliki struktur kelembagaan koperasi yang siap, potensi ekonomi lokal yang aktif, dan partisipasi masyarakat yang tinggi. Saat ini, KDMP Rengel tercatat memiliki 593 anggota aktif dari berbagai kelompok masyarakat.
“Kami melihat Rengel sudah memiliki fondasi koperasi yang kuat. Jumlah anggota yang aktif dan peran masyarakat yang dominan jadi indikator utama,” ujar Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi, dalam peluncuran program.
KDMP merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan ekonomi desa. Melalui program ini, pemerintah ingin membentuk jejaring koperasi antarwilayah yang saling menopang. Desa yang kelebihan produksi bisa menyuplai desa lain yang kekurangan.
Delapan daerah yang masuk dalam pilot project KDMP adalah Kelurahan Srimulyo (Bantul), Penfui Timur (Kupang), Tamanmartani dan Sinduadi (Sleman), Wonokerto (Pasuruan), Randugading (Malang), Sidomulyo (Jember), dan Rengel (Tuban).
Menteri Apresiasi Kolaborasi Masyarakat Tuban
Program ini tidak hanya mendorong pembentukan koperasi formal, tetapi juga pembangunan ekosistem ekonomi desa yang saling terhubung. Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi menjelaskan, seluruh keluarga penerima manfaat (KPM) dari program-program sosial pemerintah juga akan diarahkan menjadi anggota koperasi desa.
“Semakin banyak warga yang bergabung, semakin besar kekuatan koperasi. Karena inti koperasi ada di anggotanya,” tegas menkop.
Dalam sesi dialog daring, Budi juga berdiskusi langsung dengan pengurus KDMP Rengel dan mengapresiasi semangat kolaboratif masyarakatnya.
Kepala Desa Rengel Tuban Mundir menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat kepada desanya. Menurut dia, KDMP bukan hanya simbol, melainkan instrumen nyata untuk menggerakkan ekonomi warga dari bawah.
“Ini bukan sekadar prestasi, tapi amanah yang harus kami jalankan bersama. Kami ingin koperasi benar-benar jadi pusat pemberdayaan ekonomi desa,” kata Mundir saat dikonfirmasi, Selasa (17/06/2025).
Mundir menambahkan, koperasi di desanya telah mengelola berbagai sektor usaha seperti perdagangan kebutuhan pokok, simpan pinjam internal, serta pengembangan hasil pertanian lokal.
“Keterlibatan anggota juga terus ditingkatkan agar koperasi tidak hanya hidup di atas kertas,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








