• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Korban Ponpes Al-Khoziny.

Salah satu keluarga korban Ponpes Al-Khoziny yang menanti proses evakuasi. (Foto: Layla Aini/Tugu Jatim)

Harapan Tak Padam, Keluarga Santri Menanti Penemuan Korban Ponpes Al-Khoziny di Bawah Reruntuhan

Dwi Linda by Dwi Linda
8 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SIDOARJO, Tugujatim.id – Keluarga santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jatim, terus memanjatkan harapan dan doa untuk para korban di bawah reruntuhan yang belum ditemukan. Keluarga korban Ponpes Al-Khoziny hingga kini masih menunggu kabar keberadaan yang diperkirakan ada 59 santri hilang dalam tragedi ambruknya musala tiga lantai itu.

Hingga pencarian memasuki hari kelima ini, keluarga korban Ponpes Al-Khoziny bernama Irham Ghifari, 16, masih setia menunggu di sekitar lokasi. Menurut keluarga, santri asal Krian, Sidoarjo, itu yang sudah empat tahun menimba ilmu di pesantren tersebut.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Baca Juga: Tak Ada Lagi Sinyal Kehidupan, Evakuasi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Pakai Alat Berat

Ditemui Tugu Jatim di posko Basarnas, paman Irham yang rela datang jauh-jauh dari Madura, mengaku sudah berada di lokasi sejak malam hari pertama musibah. Dengan wajah lelah namun tetap tegar, dia mengatakan bahwa keluarga hanya bisa berserah diri sambil menunggu hasil pencarian.

“Kalau saya pasrahkan saja sama Allah. Pengennya secepatnya ditemukan, apa pun kondisinya,” ucapnya, Jumat (03/10/2025).

Keluarga Korban Dukung Petugas Evakuasi Pakai Alat Berat

Seperti yang diketahui, sebelumnya Tim SAR sudah melakukan pengecekan namun dilaporkan dibawa reruntuhan bangunan tersebut sudah tidak ada tanda-tanda kehidupan. Karena keluarga pun mendukung langkah tim SAR yang mulai mengerahkan alat berat untuk mempercepat evakuasi. Meski berisiko, mereka menilai upaya itu lebih baik dibanding menunggu terlalu lama.

“Nggak masalah pakai alat berat. Daripada kelamaan. Terpenting terbaik buat anak-anak kita. Kalau pun nanti ditemukan tidak bernyawa, itu sudah jalan Allah. Kami sudah ikhlas,” jelasnya.

Keluarga korban Ponpes Al-Khoziny.
Petugas memakai alat untuk mendeteksi tanda kehidupan korban Ponpes Al-Khoziny. (Foto: Layla Aini/Tugu Jatim)

Dia melanjutkan, sejak kecil, Irham dikenal tekun menimba ilmu agama. Tidak hanya itu, Irham juga dikenal dekat keluarga. Komunikasi terakhir dengan keluarga terjadi saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, ketika Irham sempat pulang ke Madura, serta terakhir kali menelepon ayahnya untuk meminta uang sebelum musibah terjadi.

“Saya terakhir ketemu waktu peringatan Maulid Nabi, dia dan orang tuanya pulang ke Madura,” imbuhnya.

Meski ikhlas, penantian panjang tetap menyisakan rasa haru, khawatir, cemas yang mendalam bagi keluarga korban Ponpes Al-Khoziny. Mereka memilih bertahan di lokasi, menunggu setiap perkembangan dari petugas.

Keluarga korban di Ponpes Al-Khoziny.
Pencarian korban Ponpes Al-Khoziny. (Foto: Layla Aini/Tugu Jatim)

“Namanya orang menunggu anak, nggak ada capeknya. Kami hanya berharap segera ada kepastian,” tutup sang paman dengan mata berkaca-kaca.

Diberitakan sebelumnya, suasana haru dan panik menyelimuti Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo usai bangunan musala dalam kompleks pesantren itu ambruk pada Senin sore (29/09/2025). Insiden terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, sesaat setelah jemaah santri menunaikan salat Asar.

Musala yang sedang dalam tahap pembangunan lantai tiga dalam kompleks Pondok Pesantren Al Khoziny, Desa Buduran, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, itu runtuh saat proses pengecoran berlangsung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Layla Aini

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Al Khoziny SidoarjoBangunan Musala Ponpes Al-Khoziny SidoarjoBerita Kabupaten Sidoarjo hari iniKabupaten Sidoarjo hari iniKorban Ponpes Al-Khoziny SidoarjoSidoarjo
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Makanan MBG.

Hasil Lab Sampel Makanan MBG Keluar, Polisi Lanjutkan Pemeriksaan Kasus Dugaan Keracunan di Tuban

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID