• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ponpes Al-Khoziny.

NSR, 16, santri Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo tetap ingin melanjutkan pendidikan di pondok pesantren. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Cerita Santri di Malang Jadi Saksi Tragedi Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo: Berhasil Selamat hingga Sempat Selamatkan Saudara

Dwi Linda by Dwi Linda
10 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Seorang santri Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo asal Kota Malang berinisial NSR, 16, memberikan kesaksiannya selamat dari tragedi runtuhnya bangunan musala hingga menimpa puluhan orang saat salat Asar berjemaah pada Senin (29/09/2025). Bahkan, dia juga sempat menyelamatkan saudaranya dari reruntuhan.

NSR, salah satu korban tragedi ambruknya musala di Ponpes Al-Khoziny. Meski selamat, dia juga mengalami luka ringan di bagian kening, telinga, dan tangan.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Dalam ceritanya, dia mengatakan, tragedi itu bermula saat para santri salat Asar berjemaah.

Baca Juga: 5 Jenazah Lagi Ditemukan, Total Korban MD Tragedi Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Capai 10 Orang

“Saat itu pas lagi ada yang ngecor di atas musala, di bawah pas salat. Saat rakaat ketiga, belum selesai salatnya, ada bambu yang jatuh dari atas. Lama-lama kayak ada gempa,” ungkapnya saat ditemui di kediamannya, Jumat (03/10/2025).

Posisinya saat itu berada di saf tengah bagian tepi. Panik, dia segera berlari saat bangunan mulai runtuh. Puluhan santri lantas berhamburan. Namun, puing-puing menimpa hingga membuatnya terjebak beberapa menit.

“Sempat terbentur dari atas. Ada besi yang menimpa, agak besar. Sempat terjebak, nggak sampai setengah jam,” ucapnya.

Santri Ponpes Al-Khoziny selamat.
NSR, 16, santri Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo asal Kota Malang yang memberikan kesaksian ditemani ayahnya Sunardi. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Beruntung, dia bisa keluar dari besi yang menimpanya. Bahkan, dia mengaku sempat menolong santri lain yang ternyata saudaranya.

“Saya lihat dia (saudaranya, Red) kejang-kejang. Saya bawa dia keluar lewat lubang kecil,” urainya.

Setelah berhasil keluar, dia mengaku syok dengan kondisi bangunan empat lantai yang ambruk itu. Dia kemudian mendapat perawatan medis atas luka-lukanya.

“Lumayan takut kalau ingat, kadang mikir gitu. Kadang takut,” ujarnya.

Korban Selamat Tetap Mau Kembali ke Ponpes

Meski begitu, dia mengaku masih ingin kembali menempuh pendidikan di Ponpes Al-Khoziny setelah kondisi kembali normal.

Sementara itu, ayah NSR yaitu Sunardi menceritakan saat awal mendapat kabar ponpes anaknya mengalami musibah segera menuju ke Sidoarjo. Dia dikabari temannya.

“Saya dihubungi teman, katanya pondok ambruk. Ya langsung panik dan langsung ke sana,” ucapnya.

Semakin panik, dia melihat banyak mobil ambulans di lokasi. Dia kemudian menemukan anaknya sekitar pukul 19.00 WIB.

“Saya nyari sendiri dan akhirnya ketemu sudah ada di kampus,” ujarnya.

Dia terus mendampingi anaknya yang diliburkan sementara waktu. Jika semua kembali normal, dia tetap ingin anaknya kembali ke Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo untuk menyelesaikan pendidikan.

“Harus tetap semangat, jangan takut. Anak saya harus tetap belajar di sana. Tapi ini masih menunggu informasi selanjutnya,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: M. Sholeh

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Bangunan Musala Ponpes Al-Khoziny SidoarjoBerita Kota Malang hari iniKorban meninggal Ponpes Al-Khoziny SidoarjoKorban Ponpes Al-Khoziny SidoarjoKota Malang hari iniMalang
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
FK UM.

FK UM Edukasi Pelajar SMK di Malang soal Kesehatan Reproduksi Remaja, Terapkan Modul Proyek IPAS

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID