JEMBER, Tugujatim.id – Kedatangan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kabupaten Jember diwarnai penyaluran bantuan berupa bibit hingga hewan ternak di acara Festival Sapi Bupati Jember Cup Season 2 di Jember Sport Garden (JSG) pada Sabtu (1/11/2015).
Sejumlah bibit dari jenis tumbuhan mulai dari bibit kakao, kopi, serta perbaikan irigasi untuk meningkatkan kesejahteraan petan diberikan Mentan Amran dan dikhususkan untuk masyarakat dengan kategori miskin ekstrem.
Selain itu, puluhan hewan ternak dijanjikan Amran, sebagai solusi untuk membantu meningkatkan perekonomian warga yang kurang mampu di Kabupaten Jember dan menekan jumlah impor daging.
“Kami mendengar tadi ada saudara kita miskin ekstrem di Jember. Insyaallah solusi-solusi kita siapkan, kita beri bantuan benih jagung langsung, semua yang berada di miskin ekstrem bantuan bibit perkebunan dari kakao, kopi dan seterusnya,” ujar Mentan Amran.
BACA JUGA: Mentan Amran Sulaiman: Jember Bisa Lepas dari Kemiskinan Ekstrem Lewat Revolusi Pertanian
Mentan menegaskan program ini merupakan arahan langsung dari Presiden dan akan dilaksanakan secepat mungkin melalui kolaborasi pemerintah pusat, Gubernur, Wakil Gubernur, dan Bupati setempat.
Festival Sapi Solusi Tekan Impor
Mentan Amran juga mengapresiasi penyelenggaraan Festival Sapi APPSI. Menurutnya, kegiatan ini memberikan kontribusi luar biasa bagi pemerintah dan menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan impor daging dan sapi.
“Ini akan kita lanjutkan. Ini harus dijaga, ini harus dibimbing karena ini adalah solusi untuk menyelesaikan impor daging dan sapi ke depan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua MPR Ahmad Muzani yang turut hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Menteri Pertanian. Muzani menyebut Mentan Amran sangat tanggap dan cepat bertindak dalam menangani berbagai persoalan peternakan.
BACA JUGA: Ketua MPR Ungkap Krisis Susu, Produksi Nasional 22 Persen dari Kebutuhan
“Misalnya dalam kasus penyakit mulut dan kuku, Pak Menteri begitu tanggap dan bertindak cepat dalam upaya mencegah meluasnya kasus tersebut,” puji Muzani.
Ketua MPR juga menyoroti pentingnya pengembangan peternakan sapi sebagai solusi memberantas kemiskinan dan meningkatkan gizi nasional. Ia mengingatkan bahwa produksi susu sapi perah nasional saat ini baru mencapai 22 persen dari total kebutuhan, dengan 60 persen diantaranya dipasok dari Jawa Timur.
“Banyak provinsi yang punya potensi untuk menjadi peternakan sapi perah namun belum dikembangkan. Saya berharap Menteri Pertanian akan melakukan pengembangan ini ke seluruh Indonesia, bukan hanya terpusat di Jawa Timur,” harap Muzani.
Festival Sapi “Bupati Jember Cup Season 2” diharapkan dapat menjadi wadah pertemuan antara peternak untuk berbagi pengalaman dalam manajemen peternakan, termasuk pengelolaan keuangan usaha ternak.
Acara ini juga bertujuan mempererat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha peternakan dalam mewujudkan swasembada daging dan susu nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








