• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tembok Griya Shanta.

Ratusan massa demo mendesak pemkot tegas segera membongkar tembok Griya Shanta di Balai Kota Malang, Selasa (25/11/2025). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Ratusan Massa Minta Bongkar Tembok Griya Shanta Malang, Ini Tuntutan soal Jalan Alternatif Candi Panggung

Dwi Linda by Dwi Linda
6 months ago
in Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Ratusan massa dari Aliansi Pro Publik demo di depan Bali Kota Malang, Selasa (25/11/2025). Mereka mendesak Pemkot Malang segera membongkar tembok Griya Shanta untuk menuntaskan jalan alternatif Candi Panggung.

Sambil berorasi, mereka menyampaikan aspirasi pasca munculnya polemik pembongkaran tembok Griya Shanta untuk akses jalan alternatif. Selain itu, mereka mengekspresikan diri dengan membakar ban bekas.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM

Baca Juga: Pembongkaran Tembok Jalan Tembus Candi Panggung Kota Malang Tuai Penolakan Warga

“Kami beraksi agar Pemkot Malang tindak tegas dalam membongkar tembok Griya Shanta untuk mengurai kemacetan di Jalan Candi Panggung,” kata koordinator lapangan aksi Ardany.

Dia mengatakan, jika pembongkaran tembok Griya Shanta untuk membangun akses jalan tembus atau jalur alternatif, maka pemkot harus segera melakukannya.

Tembok Griya Shanta Malang.
Massa membawa tuntutan saat demo di Balai Kota Malang, Selasa (25/11/2025). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

“Kami beri Pemkot Malang waktu 5×24 jam untuk membongkar tembok Griya Shanta,” tegasnya.

Ardany mengungkapkan, Jalan Candi Panggung selama ini menjadi jalur alternatif ke Jalan Soekarno-Hatta (Suhat) dari wilayah Dinoyo dan juga Karangploso, begitu pun sebaliknya.

“Catatan dishub, derajat kejenuhan mencapai angka 1 sehingga diperlukan alternatif jalan untuk mengurai kemacetan di sana,” ujarnya.

4 Sikap Aliansi Pro Publik:

1. Meminta ketegasan Pemkot Malang untuk segera membongkar tembok penghalang jalan umum untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan konektivitas antar wilayah agar konflik antar warga tidak berlarut larut.

Selain itu, pemerintah yang menjalankan amanat kepentingan umum tidak boleh kalah dengan kepentingan pribadi ketua RW atau sekelompok kecil yang menolak dan ingin eksklusif tanpa memikirkan hak warga lainnya agar tidak menjadi preseden buruk kewibawaan pemerintah.

2. Mendesak Pemkot Malang untuk membongkar tembok penghalang jalan umum paling lambat 5×24 jam, jika tembok tidak segera dibongkar maka warga yang akan membongkar sendiri.

3. Menindak tegas pihak yang melakukan provokasi kepada warga Griya Shanta untuk melancarkan kepentingan pribadi dan kelompok tertentu dan menghalangi publik untuk menerima haknya sesuai dengan Pasal 667 KUHP Perdata, Pasal 668 KUHP Perdata, dan Pasal 192 KUHP.

4. Meminta Pemkot Malang untuk memperhatikan mobilitas pendidikan yang efektif sebagai Kota Pendidikan dan kota untuk semua kalangan.

Sementara itu, Sekda Kota Malang Erik Setyo Santoso mewakili wali Kota Malang menyambut langsung para peserta aksi. Dia menyebut siap menampung aspirasi masyarakat.

Tembok Griya Shanta di Malang.
Suasana panas demo di Balai Kota Malang, Selasa (25/11/2025). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

“Prinsip kami dalam membangun pasti berpedoman pada peraturan perundang-undangan. Baik penataan fasum fasos, sinergitas PSU antar lingkungan perumahan permukiman. Itu diatur dalam Perda Tata Ruang dan Perda Perumahan dan Kawasan Permukiman. Kami tentu juga mendengar aspirasi masyarakat. Tentu ekseskusi pembangunannya sesuai tahapan yang telah diatur,” imbuhnya.

Menurut dia, Pemkot Malang memiliki kewenangan untuk menata wilayah yang tentunya berpedoman pada regulasi yang ada, termasuk menertibkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: M. Sholeh

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Aliansi Pro PublikBerita Kota Malang hari iniJalan Candi Panggung Kota MalangKota Malang hari iniMalangPembongkaran Tembok Griya Shanta
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Lansia di Surabaya.

Ruko Terbakar, Lansia di Surabaya Jadi Korban Tewas Diduga Hirup Asap Pekat saat Selamatkan Diri

by Dwi Linda
31/05/2026 7:55 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Rumah toko (ruko) dua lantai di Jalan Sidoyoso IV Nomor 51, Kelurahan dan Kecamatan Simokerto, Surabaya, Minggu...

Truk parkir.

Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir di Lawang Malang, Ini Kronologinya!

by Dwi Linda
31/05/2026 5:05 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kecelakaan maut melibatkan pemotor vs truk parkir terjadi di Jalan Raya Dr Sutomo, Desa Turirejo, Kecamatan Lawang,...

Next Post
Guru Pasuruan.

Kisah Guru Pasuruan Nur Aini Curhat ke Cak Sholeh, Bupati: Ayo Diskusi agar Tidak Diprank

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID