• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Guru Pasuruan.

Sosok Nur Aini, guru Pasuruan, dalam salah satu Podcast yang diunggah Cak Soleh di TikTok @Caksoleh77. (Foto: tangkapan layar)

Kisah Guru Pasuruan Nur Aini Curhat ke Cak Sholeh, Bupati: Ayo Diskusi agar Tidak Diprank

Dwi Linda by Dwi Linda
6 months ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Nama Nur Aini, seorang guru di SDN Mororejo II, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, mendadak menjadi pembicaraan publik setelah kisah perjuangannya viral melalui podcast “No Viral No Justice” milik pengacara Surabaya, Cak Sholeh.

Dalam podcast dan unggahan TikTok @caksoleh77, guru Pasuruan Nur Aini menceritakan perjuangannya mengajar jauh ke pegunungan Tosari serta berbagai persoalan yang dia hadapi di sekolah.

You might also like

Jatim

Dindik Jatim Tegaskan Kepala Sekolah Dilarang Terima Titipan Siswa pada SPMB 2026

03/06/2026 3:53 PM
LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

03/06/2026 3:16 PM

Baca Juga: Daftar Panggilan Untuk Guru di Berbagai Negara

Nur Aini mengajar di SDN Mororejo II Tosari, Pasuruan, wilayah lereng Bromo yang jaraknya jauh dari rumahnya di Bangil. Dalam percakapannya dengan Cak Sholeh, dia mengatakan harus menempuh 57 kilometer setiap hari untuk sampai ke sekolah.

“Berangkat jam setengah 6 pagi,” ujarnya.

Dia tiba di sekolah sekitar pukul 07.30 WIB lebih, sementara jam masuk sekolah pukul 08.00 WIB.

Saat ditanya Cak Soleh terkait transportasi, dia menyebut jika perjalanannya menuju tempat kerja ditempuh dengan motor ataupun Go-jek.

“Kadang Go-jek, Pak. Kadang diantar suami,” katanya.

Dia menyebut, jika ongkosnya bisa mencapai Rp135 ribu per hari untuk Go-jek. Padahal, gajinya tidak sampai Rp3 juta. Dia juga mengaku perjalanan jauh itu membuat fisiknya kelelahan.

Dugaan Rekayasa Absensi

Selain jarak, Nur Aini mengaku menghadapi persoalan lain di sekolah. Dia mengaku adanya rekayasa absensi.

“Absen saya direkayasa sama kepala sekolah sehingga absen saya alpa,” kata Nur Aini.

Dia juga menuturkan dugaan pemalsuan tanda tangan yang dipakai untuk pinjaman koperasi.

“Tanda tangan saya pernah dipalsu untuk pinjaman koperasi oleh kepala sekolah, sehingga gaji saya dipotong tanpa sepengetahuan saya,” sambungnya.

Melihat polemik yang berkembang, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo akhirnya buka suara. Melalui akun TikTok pribadinya @rusdi.sutejo, Rusdi memberikan penjelasan panjang mengenai keadaan yang sebenarnya terkait status dan proses kepegawaian Nur Aini.

Dalam klarifikasinya, Rusdi menyampaikan dua poin utama mengenai posisi Nur Aini sebagai ASN.

Pertama, dia menjelaskan bahwa Nur Aini sendiri adalah pihak yang memilih formasi guru di SDN Mororejo II saat mendaftar sebagai CPNS. Menurut dia, hal tersebut seharusnya sudah dipertimbangkan sejak awal.

“Pertama saudari Nur Aini sendiri yang mendaftarkan sebagai CPNS dan memilih formasi sebagai guru di SDN Mororejo II, seharusnya beliau mengetahui risiko pekerjaannya termasuk jarak yang jauh dari rumahnya karena SDN Mororejo II memang kekurangan formasi tenaga pengajar,” kata dia.

Kedua, Rusdi menyampaikan bahwa Nur Aini sedang menjalani proses sidang disiplin ASN yang ditangani Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pasuruan.

“Kedua, saudara Nur Aini saat ini sedang menjalani sidang disiplin di Kepegawaian Kabupaten Pasuruan karena riwayat kerjanya di 2022 sesuai ekspektasi, ketika 2023–2024 di bawah ekspektasi,” lanjutnya.

Rusdi kembali menekankan bahwa persoalan ini tidak seharusnya hanya dilihat dari satu sisi. Dia mengajak semua pihak untuk berdiskusi langsung dengannya di Pasuruan.

“Cak Sholeh dan semua teman-teman kita tidak panjang lebar, ayo ke Pasuruan berdiskusi biar tahu siapa saudari Nur Aini supaya tidak kena prank seperti teman-teman yang lain, termasuk DPRD Pasuruan,” tukas dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Feni Yusnia

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Pasuruan hari iniGuru Pasuruan Nur AiniKabupaten Pasuruan hari iniKasus guru Nur Aini viralKasus guru Pasuruan viralPasuruan
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Jatim

Dindik Jatim Tegaskan Kepala Sekolah Dilarang Terima Titipan Siswa pada SPMB 2026

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 3:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim menegaskan seluruh kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB negeri di wilayah setempat dilarang...

LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

by Dwi Linda
03/06/2026 3:16 PM
0

MALANG, Tugujatim.id — Pusat Sains dan Rekayasa (PSR) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri...

Pelanggaran Etik Sosial

Pelanggaran Etika Sosial Masih Marak, Tempat Umum dan Medsos Jadi Lokasi Dominan

by Mochamad Abdurrochim
02/06/2026 8:10 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pelanggaran etika sosial masih kerap ditemukan di tengah masyarakat. Tempat umum dan media sosial disebut menjadi lokasi...

Net Zero Campus.

Perkuat Transformasi, UM Inisiasi Kerja Sama Net Zero Campus dengan Climateworks Centre Monash University

by Dwi Linda
30/05/2026 11:19 AM
0

MALANG, Tugujatim.id - Universitas Negeri Malang (UM) menginisiasi kerja sama dengan program Net Zero Campus dari Climateworks Centre, Monash University,...

Next Post
Persatu Tuban.

Persatu Tuban Satu Grup dengan Bumi Wali FC, Derby Satu Kabupaten Siap Panaskan Liga 4 Jatim

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID